Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Olympic

Satu Keluarga di Pekanbaru Jadi Mualaf, Mengaku Dapat Hidayah Lewat Mimpi

Satu Keluarga di Pekanbaru Jadi Mualaf, Mengaku Dapat Hidayah Lewat Mimpi
Satu keluarga saat mengucapkan dua kali syahadat di Masjid Agung An-Nur, Jumat (29/10/2021), usai Salat Jumat. (Foto: SELASAR RIAU/DEFRI CANDRA)
Sabtu, 30 Oktober 2021 00:52 WIB

PEKANBARU- Bermacam hidayah yang didapat seseorang, mulai dari lantunan ayat Alquran, merdunya suara azan hingga mimpi, hingga memutuskan seseorang untuk memeluk agama Islam.

Seperti dialami pasangan suami-istri (Pasutri), Linawati dan Elfitan. Elfitan mengaku masuk Islam lantaran bermimpi diselamatkan pria berjubah atau bersorban. "Alasan saya masuk Islam panjang ceritanya. Yang jelas keputusan saya ini murni dari hari, ya berawal diselamatkan pria berjubah dari dalam jurang," ungkap Elfitan, Jumat (29/10/2021).

Selanjutnya, Elfitan juga menjelaskan, hatinya merasa tenteram ketika mendengarkan nasihat dari orang menyelamatkannya tersebut.

"Apapun disampaikan (nasihat) terasa sejuk, sehingga hati saya mantap memeluk agama Islam, meski tidak muda lagi," tambah pria kelahiran 1955 tersebut.

Usai sang suami memberi penjelasan alasannya masuk Islam, sang istri, Linawati, juga membeberkan alasannya masuk Islam. "Saya mengikuti suami," tegasnya.

Keduanya terlihat lancar membaca syahadat dibimbing oleh Pengurus Mualaf Center Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, Riau, Ir H Rubianto.

"Semoga istikomah menjalankan, dan sehabis syahadat ini jangan lupa mandi besar serta khitan (sunat) bagi yang belum," pungkasnya.

Usai membaca syahadat, ratusan jamaah Jumat Masjid Agung An-Nur Pekanbaru memberikan ucapan selamat kepada pasangan suami-istri tersebut. Sesekali terlihat pihak kerabat dan tetangganya merangkul memberi pelukan hangat atas keputusan memeluk agama Islam.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:PON, Olympic, Riau
wwwwww