Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
2
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
3
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
24 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
4
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
5
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
6
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
22 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Home  /  Berita  /  SEA Games

Pemprov DKI Diminta Serius Bangun Puskesmas Kelurahan

Pemprov DKI Diminta Serius Bangun Puskesmas Kelurahan
Ilustrasi warga DKI Jakarta di Puskesmas. (foto: dok. tempo)
Minggu, 07 November 2021 10:40 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Idris Ahmad dalam rapat Komisi E Pra Pembahasan KUA PPAS 2022 di Jakarta beberapa waktu lalu, menyoroti lambatnya penambahan jumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kelurahan di Jakarta.

"Wilayah Jakarta Pusat ini semua dekat dengan balai kota tapi masih ada 13 Kelurahan yang belum memiliki puskesmas. Penambahannya juga saya nilai sangat lambat setiap tahunnya," kata Idris dikutip GoNEWS.co dari rilisnya, Minggu (7/11/2021).

Ketua Fraksi PSI itu, meminta Pemprov DKI Jakarta dapat lebih serius memperjuangkan penambahan Puskesmas Kelurahan.

Idris menyampaikan, tidak adanya puskesmas kelurahan membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih untuk ongkos transportasi ke Puskesmas kecamatan atau Puskesmas kelurahan lain.

Idris memahami bahwa salah satu hambatan utama pembangunan puskesmas di Jakarta Pusat adalah keterbatasan lahan tanah. Oleh karena itu, Idris mendorong Dinas Kesehatan dapat proaktif berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) untuk mengoptimalkan tanah milik Pemprov DKI Jakarta.

"Saya minta Dinkes juga lebih proaktif berjuang mencari aset mana yang bisa dipakai. Juga jangan sampai jika tanahnya sudah ada atau bisa dibeli tapi tidak kunjung dibangun," tambah Idris.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww