Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
11 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021

Sukses Paralimpiade Tokyo Picu Semangat Atlet Para Bulutangkis

Sukses Paralimpiade Tokyo Picu Semangat Atlet Para Bulutangkis
Menpora Amali. (Dok. Kemenpora)
Minggu, 07 November 2021 12:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAYAPURA - Kesuksesan Kontingen Indonesia meraih 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu di Parlimpiade Tokyo 2020 menjadi pemicu semangat atlet penyandang disabilitas yang bertanding di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021.

"Ini banyak atlet-atlet yang baru. Mereka sangat bersemangat," kata Menpora Zainudin Amali usai menyaksikan pertandingan cabor para-bulu tangkis di Gelanggang Olah Raga (GOR) Cendrawasih di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (6/11/2021) pagi.

Menpora Amali menyaksikan laga badminton tersebut bersama Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, dan Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Senny Marbun.

Menurut Menpora Amali, salah satu faktor pemicu semangat atlet di Peparnas XVI Papua adalah keberhasilan para atlet penyandang disabilitas di Paralimpiade Tokyo beberapa waktu lalu.

Para atlet ini, kata dia juga termotivasi untuk masuk menjadi anggota tim nasional yang akan dipersiapkan untuk masuk pelatihan nasional (pelatnas) mengikuti paralimpiade Paris pada 2024.

"Mereka yang pantas akan masuk ke pelatnas untuk jadi tim nasional yang akan dikirim ke Paris 2024. Jadi itu yang memotivasi mereka luar biasa," tutur dia.

Menpora Amali mengaku optimistis atas perkembangan olahraga disabilitas di tanah air karena banyaknya talenta-talenta muda yang berpartisipasi dalam Peparnas Papua kali ini.

Selain itu, kata dia, para talenta muda di Peparnas memiliki kualitas yang cukup bagus, yang bisa dikembangkan dengan baik. "Saya pikir akan kesulitan cari atlet-atlet paralimpik, tetapi ini banyak yang baru dan secara kualitas juga bagus-bagus mereka," jelasnya.

Di samping itu, menurut Menpora Amali, peran Komite Nasional Paralimpik Indonesia atau National Paralympic Committee (NPC) Indonesia juga dinilai cukup besar dalam pembinaan atlet penyandang disabilitas.

Untuk itu dia berharap NPC Indonesia terus memacu semangat para atlet penyandang disabilitas agar mampu meningkatkan prestasi hingga level internasional seperti Paralympic Tokyo. "Saya optimistis atas perkembangan olahraga penyandang disabilitas kita," katanya. ***

Kategori:Non Olympic, Papua
wwwwww