Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
22 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PKS Desak Pemerintah Tindak Tegas Oknum Sabotase Kebakaran Kilang Pertamina

PKS Desak Pemerintah Tindak Tegas Oknum Sabotase Kebakaran Kilang Pertamina
Kilang minyak Pertamina di Cilacap terbakar. (Foto: Istimewa)
Kamis, 18 November 2021 23:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Untuk menghindari spekulasi penyebab kebakaran kilang minyak Cilacap pekan lalu, anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto minta Pertamina bersama dengan pihak Kepolisian segera memberi penjelasan resmi kepada masyarakat.

Isu ini jangan dibiarkan berkembang terlalu luas, sehingga akar masalahnya menjadi kabur.

Mulyanto minta Pertamina membuka semua informasi terkait penyelidikan penyebab kebakaran itu, termasuk bila ditemukan adanya indikasi sabotase.

"Bila dalam proses penyelidikan ditemukan petunjuk adanya sabotase, dan pelakunya adalah orang dalam, maka Pertamina harus menyerahkan pelakunya ke jalur hukum. Pertamina harus terbuka dan berani mengungkap apa benar kebakaran itu ada hubungannya dengan upaya pihak tertentu yang ingin melanggengkan impor BBM," tegas Mulyanto.

Mulyanto mendesak Pertamina membantu Kepolisian mengusut siapa aktor intelektual dan motif yang ada di belakangnya, agar penyelidikan dapat dilakukan secara cermat dan obyektif.

"Kilang BBM ini aset Nasional strategis dan terkait dengan ketahanan energi Nasional. Mereka yang merusak atau menyabotase aset Nasional strategis tentunya harus dihukum berat. Ini menyangkut soal keamanan Nasional," tegas Mulyanto.

Mulyanto sendiri menegaskan dirinya tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kebakaran kilang minyak Cilacap ini. Namun berdasakan hasil penelitian kebakaran kilang Cilacap lima bulan lalu diketahui, bahwa penyebabnya adalah korosi dan petir traveling. Secara perlahan korosi mengikis dinding tangki yang akhirnya bocor/sobek lalu terbakar akibat induksi sambaran petir.

"Apapun skenario hukum kasus ini, baik kebakaran yang disengaja ataupun murni kecelakaan, tidak menggugurkan kewajiban mandatorial Pertamina untuk melaksanakan penjagaan dan perawatan aset strategis Nasional yang ada dalam lingkup penugasannya. Kita tidak ingin kasus kebakaran seperti ini menjadi hal yang reguler, berulang setiap 4 bulanan. Pertamina harus mengaudit seluruh tangki pada kilang-kilang yang dimiliki untuk kemudian disusun peta kondisi kilang Pertamina seluruh Indonesia dan menyusun program mitigasi resikonya. Pertamina perlu menjelaskan mana tangki yang masih hijau, mana yang sudah kuning dan tangki mana yang merah. Dash Board terpusat secara real time dapat melihat kondisi kilang tersebut secara Nasional," ujar Mulyanto.

Mulyanto menilai langkah ini penting dilakukan untuk memberikan keyakinan publik bahwa kejadian serupa tidak akan terulang.

"Kasus ini jangan juga didorong menjadi kasus sabotase kilang sehingga kesalahan berada di pihak eksternal. Apapun penyebabnya, kesengajaan atau alamiah, pertamina tetap harus bertanggung jawab tidak bisa lari dari obligasi ini," tegas Mulyanto.***

wwwwww