Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
16 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Evos Thunder Rekrut Pemain Baru Terjun ke Profesional

Evos Thunder Rekrut Pemain Baru Terjun ke Profesional
Karamoko Cisse. (Dok. iblindonesia)
Selasa, 23 November 2021 14:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR -  Evos Thunder Basketball Bogor sudah memiliki dua pemain asing dengan posisi Bigman. Selain Jaywuan Hill, Evos  merekrut Karamoko Cisse dari IBL Draft 2021 Foreign Players. Bedanya, kalau Hill sudah berpengalaman di liga profesional, Moko (sapaan akrabnya) justru baru bermain profesional di Indonesia Basketball League (IBL) 2022.

Setelah tidak terpilih dalam NBA Draft 2019, pemain kelahiran Denver, Colorado ini seharusnya melanjutkan karir profesionalnya. Sayangnya dunia dilanda pandemi Covid-19, yang membuat Moko harus menunda petualangannya di liga profesional Amerika, atau di internasional seperti pemain-pemain lainnya.

Moko sendiri dikenal sebagai pemain Rider University di NCAA Division 1 MAAC Conference. Dia bermain dua musim yakni 2017-18 dan 2018-19. Catatannya memang tidak terlalu mencolok. Pada 2017-18 saja dia membukukan rata-rata 2,2 PPG dalam 31 game. Kemudian mencetak 1,4 PPG dalam 17 game di musim 2018-19.

Tetapi Moko pernah mendapatkan pujian dari Kevin Baggett, sebagai pelatih Rider University sebagai pemain yang mampu bertahan dengan baik. Kemampuan bertahan dan naluri berebut rebound, tidak perlu diragukan lagi. Mungkin faktor inilah yang membuat Evos Thunder yakin untuk memasukkan Moko dalam roster mereka di musim 2022 nanti.

Jadi kalau dilihat dari pilihan dua pemain asing yang dimiliki Evos Thunder, tampaknya Andre Yuwadi punya dua pilihan yang bagus. Kalau timnya ingin menyerang, maka Jaywuan Hill bisa diandalkan. Tapi ketika mereka fokus bertahan, maka Moko jadi pilihannya. Rasanya sudah tak sabar untuk menyaksikan keduanya beraksi di lapangan. ***

wwwwww