Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021

Rehan/Lisa Belum Beruntung

Rehan/Lisa Belum Beruntung
Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Kamis, 25 November 2021 01:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA -  Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati tersingkir dari  Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021. Kendati sempat merebut gim kedua, laju pasangan pelatnas ini  akhirnya harus kandas di pertandingan babak pertama.

Rehan/Lisa dihentikan duet Hong Kong, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung dengan skor 20-22, 21-16, 16-21 dalam tempo 57 menit di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Rabu (24/11/2021).

"Dibandingkan main di Indonesia Masters kemarin, lebih enak kali ini. Tadi kami kurang sabar saja. Soal fisik, lawan juga sama-sama habis," ujar Rehan usai berlaga.

"Kami belum beruntung dan terburu-buru saja tadi. Sudah mengejar tapi karena tidak sabar malah jadi tidak fokus," imbuh Lisa.

Lebih jauh Lisa mengatakan, sebenarnya di gim kedua dirinya berani menekan. Tetapi gim ketiga sedikit error.

"Lawan mengganti pola permainan. Bola no lob kami diubah dan itu membuat serangan tidak maksimal," ujarnya.

"Waktu main no lob kami bisa menekan mereka," tambah Rehan.

Rehan mengatakan, suasana bertanding bersama Lisa sudah menemukan pola terbaik. Kendati nyaris dua tahun absen bermain akibat pandemi, tetapi kerjasama dan kekompakan sudah terbentuk.

"Jadi baru benar-benar merasakan suasana pertandingan bersama yang di sini," komentar Rehan.

Untuk ke depannya, baik Rehan maupun Lisa hendak memperbaiki komunikasi dan kekompakan. "Soal komunikasi inilah yang harus dijaga. Jangan ada ego masing-masing, karena kami bermain ganda," ujar Rehan.

"Selain komunikasi, kami juga akan menguatkan satu sama lainnya," kata Lisa.

Rehan menegaskan, kekalahan di kejuaraan berhadiah total 850 ribu dolar AS ini dijadikan pengalaman dan pemicu semangat untuk bermain bagus di turnamen ke depan. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww