Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
16 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
20 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
16 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2021

Sulit Kembangkan Permainan, Praveen/Melati Tersingkir

Sulit Kembangkan Permainan, Praveen/Melati Tersingkir
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Jum'at, 03 Desember 2021 20:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Langkah ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti di ajang bulutangkis BWF World Tour Finals 2021. Pasangan juara All England 2020 itu disingkirkan Tang Chun Man/Tse Ying Suet.

Ganda campuran asal Hong Kong itu tanpa menemui kesulitan mengalahkan Praveen/Melati 21-11, 21-15 dalam tempo 33 menit di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Jumat (3/12/2021).

Dengan kegagalan ini, Praveen/Melati menelan kekalahan kedua dalam tiga kali bertanding di ajang berhadiah total 1,5 juta dolar AS itu. Sebelumnya sempat dijegal Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai asal Thailand.

"Pertandingan tadi, pemain Hong Kong lebih siap dan inilah hasilnya," ujar Praveen usai berlaga.

Juara All England 2020 ini tak berkutik untuk mengimbangi permainan agresif dan cepat milik duet Hong Kong. Dari gim pertama, Praveen/Melati sudah tertinggal serta tertekan sejak awal. Ketertinggalan ini semakin menjadi usai interval pertama.

Pada gim kedua, wakil Indonesia sempat memberikan perlawanan hingga menyamakan kedudukan pada interval kedua. Hanya saja Tang/Tse berhasil keluar dari tekanan Praveen/Melati dan mengungguli keduanya.

"Sulit untuk mengembangkan permainan dalam situasi seperti itu," imbuhnya.

Lebih jauh Praveen menegaskan, dirinya bersama Melati beserta pelatih selalu melakukan evaluasi. Terutama dalam tiga kali bertandingan di turnamen ini.

"Evaluasi pasti dilakukan setelah melihat penampilan di tiga pertandingan," ujar Praveen.

Baik Praveen maupun Melati berharap banyak untuk bisa tampil lebih baik di perhelatan ke depan. "Masih ada Kejuaraan Dunia pekan depan dan turnamen lainnya. Saya harap bisa tampil lebih baik lagi," tutup Praveen. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww