Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
13 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Voli

Jokowi Perintahkan Kapolri Copot Kapolda dan Kapolres yang Tak Bisa Kawal Investasi

Jokowi Perintahkan Kapolri Copot Kapolda dan Kapolres yang Tak Bisa Kawal Investasi
Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 04 Desember 2021 12:29 WIB
JAKARTA - Disaat laju Covid-19 dapat dikendalikan dan perekonomian mulai menunjukan tren kenaikan, pemerintah menargetkan jumlah investasi yang masuk ke Indonesia sebesar Rp 1,200 triliun di tahun 2022 yang akan datang.

Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa motor penggerak ekonomi bukanlah APBN yang hanya mempegaruhi 15 persen dari pertumbuhan ekonomi, sementara investasi 85 persen.

Oleh karena itu, Jokowi menitipkan pesan kepada seluruh jajaran Polri dari tingkat pusat hingga daerah untuk bisa mengawal dan jaga investor sehingga investasi betul-betul dapat teralisasi.

“Harus dijaga. Investasi yang sudah ada, investasi yang baru berproses maupun investasi yang baru datang. Saya sudah titip ke Kapolri, Kapolda yang tidak bisa menjaga (investasi). Maaf, saya memang gak bisa ngomong keras. Gak bisa dia, Ganti,” kata Jokowi saat memberi pengarahan di Apel Kasatwil Polri, di Bali, Jumat (3/12).

Disamping investasi, Jokowi menitikberatkan agar jajaran Polri mengawal Indonesia yang dipercaya menjadi Presidensi G20, agar jangan sampai terjadi letupan-letupan sekecil apapun yang berkaitan dengan Presidensi G20 Indonesia

“Sehingga harus menjaga betul kehormatan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada negara kita Indonesia,” pungkas Jokowi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Bali
wwwwww