Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

Selain Suara Gemuruh dari Semeru, Ada Imbauan Air Membawa Material Batu Turun

Selain Suara Gemuruh dari Semeru, Ada Imbauan Air Membawa Material Batu Turun
Ilustrasi Erupsi Semeru. (Foto: Istimewa)
Senin, 06 Desember 2021 13:35 WIB

JAKARTA - Berbarengan suara gemuruh dari Gunung Semeru sekitar pukul 08.30 WIB, ada imbauan menjauh dari zona merah kawasan Kampung Renteng Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Sebab debit air deras dari Gunung Semeru akan turun.

Air tersebut membawa material pasir dan bebatuan melewati sungai di kawasan Kampung Renteng. Rupanya petugas gabungan yang ada di sekitar Kampung Renteng Desa Sumberwuluh, juga mendengar suara bebatuan turun.

"Suaranya gluduk-gluduk gitu dari atas (Gunung Semeru)," kata anggota TNI Serka Pribawono kepada detikcom di Kampung Renteng, Senin (6/12/2021).

Air sungai di Kampung Renteng, yang semula mengalir tenang, kembali deras. Petugas terdiri dari TNI, polisi, SAR dan lain-lain langsung meninggalkan dan menjauh dari lokasi. Tim SAR yang semula mencari korban meninggal yang terjebak di Kampung Renteng juga berlarian menjauh.

Sebelumnya imbauan itu keluar sekitar 08.40 WIB bahwa zona merah harus disterilkan dan bebas dari warga. Petugas langsung menjemput warga dan menggendongnya. Warga nekat kembali ke rumah untuk memberi makan hewan ternaknya yang selamat. Petugas menggendong warga yang sudah sepuh dan anak-anak sembari berlari dan membawanya dengan motor.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Jawa Timur
wwwwww