Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sudah Memiliki Bekal Agama, Santri Didorong Tingkatkan Latihan Fisik untuk Jadi TNI

Sudah Memiliki Bekal Agama, Santri Didorong Tingkatkan Latihan Fisik untuk Jadi TNI
Wakil Ketua MPR RI, sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid. (Foto: Istimewa)
Kamis, 09 Desember 2021 01:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mendorong pondok pesantren (ponpes) untuk meningkatkan latihan fisik untuk para santri.

Gus Jazil sapaan akrabnya mengapresiasi pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang membuka peluang santri menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD).

"Jadi, kami mengapresiasi dan saya berharap misalkan pesantren sudah mempersiapkan diri. Karena santri tidak hanya semata-mata dibekali ilmu agama, tetapi yang bisa tahu harus memiliki fisik yang cukup," ujar Gus Jazil dalam diskusi bertema "TNI Rekrut Santri Untuk Memperkokoh NKRI" di Media Center DPR, kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Menurut Gus Jazil, pesantren harus mulai tak hanya memberikan pengajaran agama. Gus Jazil menekankan pentingnya para santri mempunyai kemampuan fisik. "Di pesantren kan terkadang yang sifatnya fisik kurang," imbuhnya.

Lebih jauh, Gus Jazil menilai sudah tepat TNI merekrut kalangan santri. Sebab, saat ini ancaman perang bukan hanya bersifat fisik, tetapi juga ideologi.

"Sekarang perang ideologi menurut saya yang paling penting. Oleh karena itu akan menyasar kepada cara berpikir politik, agama, ekonomi itu dimulai dari situ," ujar Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu.

Pada konteks itu, prajurit TNI berlatar belakang santri akan mendapat tempat yang tepat. Sebab, santri memiliki kekuatan visi keagamaan dan kesantrian.***

wwwwww