Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
2 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
2 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Daripada Rugi Digantung Jokowi, Pengamat Sarankan PAN Kembali jadi Oposisi

Daripada Rugi Digantung Jokowi, Pengamat Sarankan PAN Kembali jadi Oposisi
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan saat bertemu Presiden Jokowi. (Foto: Istimewa)
Minggu, 12 Desember 2021 23:00 WIB

JAKARTA - PAN tidak boleh membiarkan posisinya menggantung. Di satu sisi sudah diumumkan sebagai mitra koalisi, tapi di sisi lain PAN belum mendapat satupun jatah menteri dari Presiden Joko Widodo.

Bagi pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin, PAN akan mengalami rugi besar jika tidak sampaik masuk dalam kabinet.

Dia juga menyarankan partai besutan Zukifli Hasan untuk tegas dalam memilih jalan. Salah satunya dengan berani menjadi oposam. "Jika tak masuk kabinet, rugi bandar dong. Dan seandainya tak dijadikan menteri, maka mestinya PAN ada diluar pagar saja. Masuk barisan oposisi saja," kata Ujang, Minggu (12/12/2021).

Di satu sisi, Ujang mengingatkan, jika PAN menjadi oposisi dan mengkritisi pemerintah, maka bukan tidak mungkin partai berlambang matahai putih itu akan dikerjain oleh pemerintah.

"Namun sepertinya, PAN tak akan mau jadi opisisi. Mungkin PAN ingin nyaman bersama pemerintah, dan harapannya dapat kekuasaan (menteri)," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww