Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Siti Fauziah: Pembangunan Nasional Tidak Lepas dari Peran Perempuan

Siti Fauziah: Pembangunan Nasional Tidak Lepas dari Peran Perempuan
Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi MPR RI, Siti Fauziah. (Foto: Istimewa)
Senin, 13 Desember 2021 21:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi MPR RI, Siti Fauziah mengingatkan, perempuan memiliki peran sebagai ibu dalam membangun keluarga yang berkualitas. Tentu, dari keluarga yang berkualitas akan lahir para calon pemimpin bangsa yang akan membawa Indonesia ke masa depan yang lebih baik.

"Karena itu perempuan mempunyai peran yang penting dalam kemajuan dan pembangunan nasional," kata Siti Fauziah dalam Sarasehan Kehumasan MPR RI Menyapa Sahabat Kebangsaan bersama Sekretaris Fraksi PKB MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz di Cianjur, Jawa Barat, Senin (13/12/2021).

Siti Fauziah mengatakan tema dalam Sarasehan Kehumasan MPR RI Menyapa Sahabat Kebangsaan ini untuk membuka mata kita bahwa peran perempuan dalam pembangunan tidak bisa dipandang sebelah mata. Perjuangan perempuan mengingatkan pada R.A. Kartini yang menuntut hak perempuan atas pendidikan dan kegiatan di sektor publik. "Ini menjadi awal kesuksesan emansipasai perempuan Indonesia saat ini," ujar Siti Fauziah yang akrab disapa Bu Titi ini.

Menurut Siti Fauziah, R.A Kartini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dan pembangunan Indonesia tidak lepas dari peran perempuan. "Sekarang banyak perempuan-perempuan muda yang meneruskan perjuangan R.A. Kartini dalam memajukan bangsa," tuturnya.

Selain dari kacamata emansipasi, lanjut Siti Fauziah, perempuan berperan sebagai ibu. Peran ibu sangat besar membangun keluarga yang berkualitas. Pada gilirannya melahirkan putra-putri yang menjadi harapan bangsa. "Saya berharap ibu-ibu dapat menyemangati keluarga di rumah. Dari keluarga dan peran ibu yang berkualitas maka mendukung pembangunan nasional," sebutnya.

Siti Fauziah menambahkan tema yang diangkat dalam Sarasehan Kehumasan terkait dengan upaya untuk mengingatkan kembali nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Nilai-nilai itu untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Ini menjadi penopang bagi generasi muda penerus bangsa untuk menghadapi tantangan arus perubahan zaman," katanya.

"Kegiatan Sarasehan Kehumasan MPR ini kami adakan dengan konsep menyapa sahabat kebangsaan agar lebih dekat dengan MPR sehingga memahami tugas dan kewenangan MPR dan dapat mensosialiasikannya kepada masyarakat luas," imbuhnya.

Selama ini, lanjut Siti Fauziah, MPR telah melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR dengan beragam metode seperti Training of Trainers, Lomba Cerdas Cermat, seminar di perguruan tinggi, focus group discussion, dan pagelaran seni budaya.

Siti Fauziah berharap kegiatan Sarasehan Kehumasan MPR ini bisa bermanfaat bagi peserta Perempuan Bangsa. "Saya berharap Sarasehan Kehumasan ini bisa memberi manfaat. Selain kita bisa bersilaturahmi, dengan Sarasehan Kehumasan ini bisa membangun perempuan berkualitas untuk pembangunan yang cerdas," harapnya.***

wwwwww