Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
19 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Basket

Warga Selandia Baru Protes Kebijakan Penanggulangan Covid-19

Warga Selandia Baru Protes Kebijakan Penanggulangan Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. (foto: ist./wikimedia)
Jum'at, 17 Desember 2021 10:51 WIB
WELLINGTON - Ribuan warga Selandia Baru turun ke jalan-jalan Ibukota Wellington, memprotes kebijakan wajib vaksin dan peraturan pembatasan sosial Covid-19, baru-baru ini.

Melansir republika.co.id, Jumat (17/12/2021), para pengunjuk rasa yang sebagian besar tidak memakai masker berpawai melalui pusat bisnis Wellington sampai ke gedung parlemen. Keamanan pun diperketat di Beehive, pintu masuknya ditutup dan dijaga puluhan polisi.

Beberapa pengunjuk rasa membawa papan protes bertuliskan 'kebebasan di atas rasa takut', 'penguncian hancurkan hidup' dan 'Orang-orang Selandia Baru bukan tikus laboratorium'. Beberapa juga membawa slogan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump 'Make America Great Again'. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern ditekan untuk melonggarkan sejumlah peraturan pembatasan sosial.

Sebelumnya, Ardern telah telah mengubah strateginya dalam mengatasi virus dari sistem 'lampu merah' menjadi hidup bersama virus dengan angka vaksinasi yang tinggi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:republika.co.id
Kategori:Olympic, Basket, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww