Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Gagal Raih Poin Penuh, Pelatih Arema FC Kecewa

Gagal Raih Poin Penuh, Pelatih Arema FC Kecewa
Arema FC bermain imbang tanpa gol lawan Persikabo 1973. (Dok. ligaindonesiabaru)
Jum'at, 07 Januari 2022 09:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BADUNG - Arema FC gagal meraih poin penuh setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persikabo 1973 pada laga tunda pekan 17 Liga 1 2021/2022, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (5/1/2022) malam.

Hasil tersebut memperpanjang rekor Arema FC yang tak terkalahkan dalam 14 laga. Namun Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida merasa tak puas dengan hasil tersebut dan kecewa timnya gagal meraih poin penuh.

“Saya pikir apa yang terjadi di pertandingan, hasilnya buruk. Dua tim bertarung untuk mengumpulkan poin,” ujar pelatih asal Portugal.

Ia mengatakan dalam pertandingan kemarin, Johan Farizi dkk sebenarnya mampu menguasai permainan dan menciptakan banyak peluang. Hanya saja belum maksimalnya penyelesaian akhir para pemain Arema FC membuat tidak ada gol yang tercipta hingga akhir pertandingan.

“Penting untuk diketahui bahwa kami punya banyak peluang untuk cetak gol. Jadi saya pikir itulah hasil pertandingan tim. Jadi selamat untuk kedua tim,” jelasnya.

Tanpa kehadiran duo pemain Timnas Indonesia, Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan yang masih belum bisa bergabung dengan tim karena masih menjalani masa karantina. Ia menampik jika ketidakhadiran kedua pemain tersebut menjadi penyebab tumpulnya lini serang Singo Edan.

Arema FC selalu siap menghadapi pertandingan dengan komposisi pemain yang ada dan tidak bergantung pada satu dua pemain saja. Kini ia mengalihkan fokus menghadapi laga selanjutnya melawan Bhayangkara FC yang akan digelar Minggu (9/1/2022) mendatang.

“Kami cuma mau fokus pada pertandingan selanjutnya, komposisi tim macam apapun yang tersedia. Ini tim yang semua pemainnya siap bermain,” tegas eks juru taktik Semen Padang tersebut. ***

wwwwww