Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Kemenpora
24 jam yang lalu
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
6 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Pedagang Kecil Menjerit Harga Minyak Goreng, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Cari Solusi Cepat

Pedagang Kecil Menjerit Harga Minyak Goreng, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Cari Solusi Cepat
Ilustrasi warga berburu minyal goreng. (Foto: istimewa)
Rabu, 12 Januari 2022 00:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA – Melambungnya harga minyak goreng di Tanah Air membuat emak-emak dan para pedagang kecil menjerit. Bahkan, puluhan ribu pemilik warteg yang tergabung dalam Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) mengancam akan menaikkan harga dagangannya jika sampai akhir Januari ini harga minyak goreng tidak kunjung turun.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, melambungnya harga minyak goreng yang sudah berlangsung cukup lama, sejak beberapa bulan terakhir, sangat memberatkan usaka kecil mikro dan menengah (UMKM), termasuk ibu-ibu rumah tangga.

"Saya mendapatkan banyak keluhan masyarakat mengenai mahalnya harga minyak goreng ini. Ini aneh karena momentum Natal dan Tahun baru juga sudah lewat, tapi kok hingga saat ini harga minyak gioreng masih cukup tinggi," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Saat ini, harga minyak goreng eceran rata-rata sekitar Rp20.900. Namun, harga di sejumlah daerah berbeda-beda, ada yang tembus Rp25.000-26.000/kg. Gus Muhaimin mengatakan bahwa mahalnya harga minyak ini memang dipengaruhi harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) internasional. Kendati begitu, harus ada solusi cepat agar harga minyak goreng kembali stabil. Misalnya dengan operasi pasar atau langkah-langkah strategis lainnya.

"Ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama, kasihan rakyat kecil. Mereka baru mencoba bangkit setelah lama hidup dalam kesulitan karena pandemi, ini baru mencoba bangkit sudah harus dihadapkan pada masalah mahalnya harga minyak goreng. Mohon pemerintah segera mengambil Tindakan nyata yang bisa menekan harga minyak goreng," urainya.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan bahwa instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menstabilkan harga minyak goreng di dalam negeri harus segera ditindaklanjuti oleh Menteri Perdagangan. "Pokoknya ini haruys dicarikan solusi secepat mungkin agar rakyat tidak terlampau lama kesulitan harena harga minyak goreng," katanya.***

wwwwww