Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
19 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Elektabilitas Prabowo Tinggi, Tapi Merosot ketika Dipasangkan dengan Cawapres

Elektabilitas Prabowo Tinggi, Tapi Merosot ketika Dipasangkan dengan Cawapres
Prabowo Subianto. (foto: dok. antara via bisniscom)
Kamis, 13 Januari 2022 19:50 WIB
JAKARTA - Direktur Center for Indonesia Reform (CIR) Muhammad Hidayaturrahman menyebut, elektabilitas Prabowo sebagai bakal calon presiden 2024 sebesar 21,8%, Tapi, angka itu menurun ketika disandingkan dengan pasangan bakal calon wakil presiden. Hal tersebut merupakan hasil survei sepanjang 6 hingga 9 Januari 2022 yang dirilis Kamis (13/1/2022).

Hidayaturrahman sebagaimana dikutip GoNEWS.co mengungkapkan, elektabilitas nama-nama calon yang sebelumnya telah dianggap leading seperti Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, turun saat dipasangkan dengan calon wakil presiden.

"Seperti Pasangan Prabowo-Puan, kalah dengan pasangan Anies-Khofifah, atau Anies-Sandi," kata Dia.

Dari survei ini, jelas Hidayat, bisa terlihat besarnya peluang kemunculan calon alternatif pasangan calon presiden dan wakil presiden. Hal ini sekaligus menjadi kabar menggembirakan bagi dinamika politik di Indonesia yang sirkulasinya tidak hanya pada nama-nama yang selama ini muncul di media.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww