Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jerry Massie: Noel Mempermalukan Kaum Aktivis di Indonesia

Jerry Massie: Noel Mempermalukan Kaum Aktivis di Indonesia
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie. (Foto: Istimewa)
Minggu, 16 Januari 2022 14:01 WIB

JAKARTA - Langkah Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer alias Noel melaporkan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Polda Metro Jaya terus menuai kecaman.

Kali ini kecaman datang dari Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie. Menurutnya, yang berhak melaporkan balik Ubedilah Badrun adalah Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Alasannya, karena laporan yang dibuat Ubedilah Badrun ke KPK ditujukan kepada kedua anak Presiden Jokowi tersebut. "Immanuel ini ngaco. Dia melaporkan Ubedilah, padahal dia saudara Gibran dan Kaesang juga bukan," sindirnya, Minggu (16/1/2022).

Jerry Massie menilai Noel sebagai aktivis yang tidak nyambung dalam perkara ini. Selain laporan itu bertentangan dengan semangat aktivis 1998 yang menginginkan agar tidak lagi terjadi korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkaran istana, juga tidak sesuai aturan hukum yang berlaku. "Dia perlu baca-baca terkait delik aduan. Di kasus ini, dia tidak berhak melaporkan Ubedilah," terangnya.

Jerry Massie tidak ingin laporan Noel ini dilatari keinginan untuk tetap menempel pada penguasa. Sebab, seorang aktivis sudah selayaknya menjadi pengingat bagi penguasa jika menemui jalan yang keliru.

Jika memang hal itu dilakukan untuk 'menjilat' kekuasaan, maka itu sama saja Noel sedang mempermalukan diri sendiri dan kelompok aktivis pada umumnya. "Dia seperti mempermalukan dirinya sendiri. Dia mempermalukan kaum aktivis di Indonesia. Dia bukan pejuang reformasi tapi pecundang reformasi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww