Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Nasional

UU IKN Instan, Formappi: DPR Lembaga Negara atau Restoran Cepat Saji?

UU IKN Instan, Formappi: DPR Lembaga Negara atau Restoran Cepat Saji?
Ilustrasi makanan cepat saji. (foto: ist./lokadata)
Selasa, 18 Januari 2022 18:15 WIB
JAKARTA - Peneliti Formappi Lucius Karus menyebut UU IKN (Undang-Undang Ibu Kota Negara) sebagai Undang-Undang instan karena Pansus hanya bekerja efektif sekitar 2 pekan dan proses di kurun waktu itu tak cukup transparan. Hal tersebut Ia sampaikan kepada wartawan di Jakarta melalui sambungan telepon, Selasa (18/1/2022).

"Mungkin istilah Undang-Undang instan bisa diistilahkan untuk UU ini. DPR ini lembaga negara atau restoran cepat saji? Formappi sendiri tak bisa memantau prosesnya di kurun waktu yang super singkat itu," kata Lucius kepada GoNEWS.co.

"Dan yang instan itu sangat mudah mendatangkan penyakit," ujar Lucius mengingatkan.

Catatan Formappi, Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN ditetapkan pada 6 Desember 2021, sementara pertengahan Desember DPR memasuki masa reses. "Mulai lagi tanggal 11 Januari 2022."

Lucius berpandangan, UU IKN adalah UU kepentingan pemerintah bukan kepentingan rakyat.

DPR, terkesan tak belajar dari Undang-Undang Cipta Kerja yang berisi ratusan pasal dan dikebut dalam 10 bulanan.

"Padahal uji materi terakhir UU Ciptaker di MK pun mempersoalkan betul urusan prosedur ini (partisipasi publik. Jadi UU IKN ini langkah nekat DPR," kata Lucius.

Seperti diketahui, DPR telah mensahkan RUU IKN menjadi UU IKN dalam rapat paripurna, Selasa, tadi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww