Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Olympic

Pemerintah Didesak Investigasi Dugaan Nakes Suntik Vaksin Kosong di Medan

Pemerintah Didesak Investigasi Dugaan Nakes Suntik Vaksin Kosong di Medan
Tangkapan layar video yang merekam vaksinator di Medan diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada anak SD di Medan. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 21 Januari 2022 21:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKS Netty Prasetiyani meminta kejadian seorang siswa SD di Sumatera Utara yang diduga mendapat suntikan vaksin kosong diinvestigasi.

Sebelumnya, kejadian itu diketahui dari rekaman video orangtuanya yang berusaha mengabadikan momen tersebut. "Segera lakukan investigasi agar diketahui apa sebenarnya yang terjadi. Pemerintah harus segera memberikan keterangan dan penjelasan resmi kepada masyarakat atau publik agar beritanya tidak liar dan berkembang kemana-mana," kata Netty dalam keterangannya, Jumat (21/01/2022).

Menurut Netty, hal ini penting dilakukan agar masyarakat dapat menerima dan yakin akan program vaksinasi terutama untuk anak-anak. Dari kasus tersebut, ia menilai masyarakat akan kesulitan untuk yakin terhadap vaksin Covid-19.

"Sulit rasanya masyarakat bisa diyakinkan jika kasus-kasus seperti itu terjadi di lapangan. Pemerintah harus segera berkoordinasi dengan pemda dan Satgas Covid-19 agar mampu memitigasi risiko sebagai sebuah konsekuensi terjadinya vaksinasi kosong tersebut,” jelasnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR ini juga berharap pemerintah dapat melakukan tindakan tegas jika terbukti ada unsur kesengajaan. "Tindak dengan tegas jika terbukti hal ini dilakukan dengan sengaja. Apalagi ini diselenggarakan oleh lembaga resmi pemerintah yang seharusnya bisa lebih tertib lagi dan sesuai dengan SOP yang berlaku," pungkasnya.

Diberitakan, sebuah video memperlihatkan proses vaksinasi anak di mana petugas vaksinator diduga menyuntik tanpa vaksin. Kasus itu kini sedang diinvestigasi. Video itu diunggah di sejumlah akun Instagram. Salah satunya di @inimedanbungg. Terlihat petugas vaksinator biru berbicara dengan anak yang akan divaksin. Lokasi vaksinasi diduga berlainan. Ada dua video yang diunggahnya.

Vaksinator itu sempat menanyakan kepada anak-anak itu tentang cita-citanya ketika sudah besar. Terlihat dia mengambil suntikan yang masih dibungkus, namun tak terlihat dia memasukkan cairan vaksin ke dalam alat suntik yang dipegangnya.***

wwwwww