Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Nusantara

HPN Harus jadi Momentum Bangun Persatuan Bangsa

HPN Harus jadi Momentum Bangun Persatuan Bangsa
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (foto: ist./dpd)
Senin, 07 Februari 2022 15:31 WIB
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 menjadi momentum bagi insan pers untuk lebih membangun persatuan bangsa. Demikian disampaikan LaNyalla dalam rilis, Senin (7/2/2022).

Menurut LaNyalla, masih tajamnya polarisasi di masyarakat, disertai banyaknya berita bohong (hoax), bisa berujung pada perpecahan bangsa. Pers diharapkan dapat menangkal hal tersebut.

"Pers sudah seharusnya mengambil peran sebagai perekat anak-anak bangsa. Mampu membangun komunikasi yang mempersatukan bangsa, mengikis polaritas yang terjadi dan menjauhkandari narasi-narasi yang memecah-belah," kata LaNyalla.

Dilanjutkannya, upaya tersebut bisa dilakukan dengan menyajikan informasi yang kredibel, akurat, bermanfaat dan berkualitas di tengah perkembangan teknologi terutama informasi yang sangat cepat melalui media sosial.

"Pers harus bisa menjadi tempat verifikasi berita yang beredar di masyarakat. Karena, faktanya media sosial juga memberi informasi yang terkadang kredibilitas narasumber dan akurasi data yang disajikan tidak jelas," ucap dia.

Menurut LaNyalla, perayaan HPN diharapkan bukan sekedar seremonial. Namun lebih diutamakan pada implementasi di lapangan.

"Artinya pers Indonesia membangun dirinya semakin ideal, terpercaya, mampu menyajikan solusi-solusi dan membangun persepsi publik terhadap permasalahan yang terjadi," ujar dia lagi.

LaNyalla meminta tidak ada lagi jurnalis yangabal-abal, tidak memiliki kartu identitas yang sah serta tidak menjalankan keprofesiandengan baik.

"Identitas pers harus jelas agar bisa mempertanggungjawabkan karya-karya jurnalistiknya," tuturnya.

Puncak perayaan peringatan HPN tahun ini diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (9/2/2022). Presiden Joko Widodo direncanakan hadir secara virtual.

Rangkaian acara diawali Pameran Potensi Daerah, UMK, Ekraf, Pers, dan Festival Kuliner. Selanjutnya ada panggung hiburan diisi parade seni budaya Indramayu, Sumba, Magetan, Buton, serta sayembara puisi.

Diselenggarakan juga bakti sosial, Konvensi Media Massa, Seminar Nasional Energi, Seminar Nasional Pariwisata, dan Seminar PEN serta Diskusi Anugerah Jurnalistik Adinegoro secara offline.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:rilis
Kategori:Nasional, Nusantara, DKI Jakarta
wwwwww