Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
23 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
5
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Sepakbola
24 jam yang lalu
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Siap-Siap! Tahu Tempe Langka di Jabodetabek Mulai Senin

Siap-Siap! Tahu Tempe Langka di Jabodetabek Mulai Senin
Ilustrasi tahu tempe. (foto: ist.)
Minggu, 20 Februari 2022 17:21 WIB
JAKARTA - Ketua Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Jakarta Pusat Khairun mengatakan, mogok produksi serentak akan berlangsung mulai besok dan diikuti seluruh produsen tahu dan tempe di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Demikian disampaikan kepada wartawan, Minggu (20/2/2022).

"Semua produsen di Jabodetabek sudah tutup. Kalau tidak ditutup akan di-sweeping," kata Khairun dikutip GoNEWS.co dari Antara di Jakarta.

Lansiran itu menyebut, mogok produksi akan berlangsung sejak Senin (21 Februari) - Rabu (23 Februari). Harapannya, pemerintah segera mengintervensi harga bahan baku yakni kacang kedelai. Harga kedelai naik dari sebelumnya Rp9.500 sampai Rp10.000 per kg menjadi Rp12.000 per kilogram saat ini.

Dengan kenaikan harga kedelai impor tersebut, produsen kesulitan untuk menjual tahu tempe dengan harga normal. "Kalau dijual harga biasa, kami tidak dapat untung bahkan rugi," kata Khairun. "Konsumen juga harus mengetahui bahwa tahu tempe mahal karena bahan bakunya naik."***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww