Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
23 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
5
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
6
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Sepakbola
23 jam yang lalu
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Performa Brian Williams Belum Terlihat

Performa Brian Williams Belum Terlihat
Brian Williams (Foto: iblindonesia)
Jum'at, 25 Februari 2022 13:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Penampilan Prawira Bandung belum maksimal pada awal musim. Mereka belum mencerminkan sebagai tim dengan target juara di Indonesia Basketball League (IBL) 2022.

Prawira Bandung memang 4 kali dalam 6 game, yang membuat rekor mereka sama dengan Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Satria Muda Pertamina Jakarta, NSH Mountain Gold Timika, dan Bali United Basketball. Prawira pun berbenah, dan salah satu yang patut jadi sorotan adalah performa Brian Williams.

Williams memang bukan pemain asing yang masuk starter pilihan head coach David Singleton. Dia ada di balik bayang-bayang Taj Davis Spencer yang kerap kali jadi pilihan pertama. Tapi keputusan Coach Dave dinilai wajar mengingat penampilan Williams tidak menunjukkan bahwa dirinya pemain yang berpengalaman di liga-liga profesional di dunia.

Kalau melihat catatan kariernya, Williams pernah tampil di Slovakia, Estonia, Argentina, New Zealand, dan Armenia. Catatan statistik terbaiknya juga cukup luar biasa. Dia pernah mencetak 32 poin dalam satu pertandingan sebanyak 2 kali. Pernah mencetak 21 rebound dalam satu pertandingan, serta 6 assist dalam satu pertandingan sebanyak dua kali.

Tapi semua catatan tersebut tidak terlihat ketika dirinya bermain bersama Prawira Bandung. Paling banyak, poin yang dicetak adalah 15 angka, kemudian rebound hanya 5 kali, dan assist sekali saja.

Melihat catatan-catatan ini, maka wajar kalau Williams tidak lagi dibutuhkan Prawira. Karena kalau berbicara soal kontribusi poin, justru malah Yudha Saputera yang paling banyak mencetak angka untuk Prawira dalam 6 games dengan rata-rata 14,7 PPG.
Sementara Taj Spencer memang lebih dibutuhkan Prawira karena dia bisa mencetak 13,0 rebound per game. Jadi sangat mungkin kalau Williams yang jadi sasaran untuk digantikan.

Apakah Prawira akan mengganti pemain asingnya,Tunggu saja update-update terbaru di iblindonesia.com. ***

wwwwww