Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Voli

Tito: Pejabat Termasuk Camat Dilarang Bukber

Tito: Pejabat Termasuk Camat Dilarang Bukber
Ilustrasi bukber. (gambar: ist./shutterstock)
Jum'at, 01 April 2022 18:57 WIB
JAKARTA - Mendagri Muhammad Tito saat menghadiri Rakernas para camat se-Indonesia di Jakarta, Jumat (1/4/2022), mengingatkan agar para pejabat termasuk camat tidak menggelar buka puasa bersama (Bukber) pada Ramadan kali ini, guna menghindari penyebaran Covid-19.

"Khusus untuk pegawai pejabat tidak boleh melakukan buka puasa bersama, termasuk camat," kata Tito sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Tito menjelaskan, Bukber dilarang bagi para pejabat-termasuk camat-karena saat berbuka puasa, setiap orang pasti melepas maskernya. Padahal, pengenaan masker adalah salah satu bentuk penerapan protokol kesehatan (Prokes).

"Kalau shalat berjemaah pakai masker dalam jumlah banyak, fine, karena ini yang mencegah penularan sepanjang tidak dilepas. Tapi kalau buka puasa, tidak bisa, pasti dilepas," jelas Tito.

Meski begitu, Bukber bagi masyarakat umum masih dimungkinkan. Catatannya, "Ya batasi jumlahnya," ujar Tito.

Sebagai informasi, jumlah Camat di Indonesia ada sebanyak 7.266 orang. Jumlah yang banyak ini, jika kompak dalam pencegahan penularan Covid-19, diyakini sangat membantu upaya menuju endemi secara nasional.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww