Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Kriminal

Legislator PDI Minta Mendagri Perhatikan Bobot Kerja ASN yang Jabat Pj Kepala Daerah

Legislator PDI Minta Mendagri Perhatikan Bobot Kerja ASN yang Jabat Pj Kepala Daerah
Ilustrasi Pj Kepala Daerah. (gambar: ist. via sumeks)
Kamis, 05 Mei 2022 08:19 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda melalui pesan singkatnya yang dikutip di Jakarta, Kamis (5/5/2022) menyatakan, seharusnya presiden dan mendagri memperhatikan bobot kerja tugas ASN yang menjabat Pj (penjabat, red) kepala daerah baik Pj Gubernur maupun Pj Bupati/Walikota.

"Seorang dirjen misalnya, secara definitif dia tetap menjadi dirjen tapi di pihak yang lain menjadi Pj Gubernur. Nah, karena itu beban tugas itu harus diperhatikan sedemikian rupa oleh pemerintah dalam hal ini adalah Mendagri," kata Rifqi kepada GoNEWS.co.

Komisi II DPR RI, kata legislator Fraksi PDI Perjuangan ini, tentu akan menggunakan hak konstitusional pengawasannya untuk memastikan seluruh mekanisme penunjukan Pj berjalan dengan baik. "Komisi II tidak akan segan-segan untuk mengoreksi dan mengevaluasi saudara Mendagri jika didapati Pj yang nyata-nyata abai dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya,".

"Termasuk mencoba bermain-bermain pada wilayah politik praktis," ujar Rifqi.

Karena itu, pungkasnya, "Kami nanti di dalam rapat-rapat tentu akan terus meminta pertanggungjawaban kepada Mendagri.".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Metropolitan, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww