Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
23 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
5
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
6
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Sepakbola
23 jam yang lalu
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

NOC Pastikan Kesehatan Atlet Fokus Utama Terkait Asian Games 2022 Ditunda

NOC Pastikan Kesehatan Atlet Fokus Utama Terkait Asian Games 2022 Ditunda
Raja Sapta Oktohari. (Foto: NOC Indonesia)
Jum'at, 06 Mei 2022 18:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari mendapat kabar dari Dewan Olimpiade Asia (OCA) soal penundaan Asian Games 2022 Hangzhou. Okto sapaan akrabnya, langsung mengumumkan penundaan tersebut.

“Terkait penundaan Asian Games, saya sudah konfirmasi langsung dengan OCA, mereka membenarkan Asian Games edisi ke-19 yang dijadwalkan berlangsung 10-25 September 2022 ditunda,” ujar Okto, Jumat (6/5/2022).

Asian Games Hanzhou dijadwalkan berlangsung pada 10-25 September 2022. Ini adalah kali ketiga China menjadi tuan rumah Asian Games, setelah sebelumnya penyelenggaraan berlangsung di kota Beijing (1990) dan Guangzhou (2010).

NOC Indonesia, dikatakan Okto, menyayangkan penundaan Asian Games Hangzhou. Terlebih, Federasi Nasional (NF) telah menyiapkan atlet untuk dapat meraih prestasi maksimal di Asian Games.

“Penundaan ini tentu juga berdampak dengan pembinaan prestasi karena cabor telah menyiapkan skema pembinaan, baik turnamen single-event dan multi-event. Ini juga akan memengaruhi biaya yang akan ditanggung NF,” kata Okto.

Meski demikian, Okto menegaskan ia memahami situasi yang tengah terjadi di China. Negeri Tirai Bambu tengah dilanda gelombang Covid-19, bahkan Ibu kota China, Beijing, menutup puluhan stasiun metro dan rute bus sebagai upaya menghentikan penyebaran Covid-19.

Upaya tersebut juga dilakukan sebagai langkah antisipasi agar Beijing tidak seperti Shanghai yang tengah di-lockdown selama lebih satu bulan.

“NOC Indonesia juga memahami keputusan OCA, China Olympic Committee (COC) dan Hangzhou Asian Games Organizing Committee (HAGOC), mengingat kasus Covid-19 di sana masih tinggi,” terang Okto.

“Kami concern dengan keselamatan dan kesehatan atlet. Kami pun mengerti karena tidak mudah menyelenggaran multi-event di masa pandemi dan penundaan ini juga menjadi warning bagi kami, terutama sekarang sedang dalam masa persiapan akhir menuju SEA Games 2021 Vietnam. Ingat Covid-19 masih ada, sehingga atlet tetap harus menjaga protokol kesehatan (prokes) dan semoga Covid-19 ini cepat selesai.”

Okto menerangkan, saat ini NOC Indonesia juga masih menunggu surat resmi dari OCA. Termasuk terkait penetapan jadwal terbaru Asian Games yang masih dibicarakan OCA, COC, dan HAGOC. ***

wwwwww