Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Saat Cak Imin Berseteru dengan PBNU, Gus Yaqut Malah Mesra dengan Erick Thohir

Saat Cak Imin Berseteru dengan PBNU, Gus Yaqut Malah Mesra dengan Erick Thohir
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat berbincang dengan Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Istimewa)
Minggu, 08 Mei 2022 18:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Hubungan PKB dan PBNU kembali menjadi perhatian publik. Hal ini buntut dari pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan PKB memiliki sekitar 13 juta pendukung solid dan tidak terpengaruh oleh siapapun termasuk Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

"Semua lembaga survei (menyebut) pemilih PKB adalah loyal, solid sekali sampai ke bawah. Bahkan, Yahya Cholil Ketum PBNU ngomong apa aja terhadap PKB, enggak ngaruh sama sekali," ucap Imin pada program "Ngabuburit Bersama Tokoh" CNN Indonesia TV, Minggu (1/5).

Cak Imin juga meyakini dukungan suara itu akan membesar jika ia mencalonkan diri pada Pilpres mendatang. Atas pernyataan itu, sejumlah tokoh NU maupun Pengurus PBNU bereaksi.

Cak Imin pun kembali menjadi perhatian, bahkan tidak sedikit yang menyerangnya di media sosial. Tidak sedikit warga NU yang mengaku kecewa dengan pernyataan dari Cak Imin tersebut. Di sisi lain, pengurus PKB menganggap pernyataan Cak Imin merupakan hal biasa.

Seperti disampaikan akun @Bambangelf yang merupakan kader PKB. "Sejak dulu hubungan PKB dan NU itu ga bisa dipisahkan. Cak Imin itu orang yg sangat takzim pada poro Kyai. Silahkan tanya pada Yai Ma'ruf, Buya SAS. Kalau Gus Yahya itu sejak dulu koncoan dengan Cak Imin karena seumuran. Sudah biasa mreka berdebat atau makan bareng," tulis Bambang dikutip Warta Kota pada Jumat (6/5/2022).

Bambang juga memuji langkah Cak Imin yang dianggapnya sudah mampu membawa PKB menjadi partai berbasis Islam yang konsisten meraih suara besar dalam pemilu. "Cak Imin sudah jelas terbukti memimpin PKB dg performans yg baik sampai PKB jadi Parpol berbasis Islam terbesar. Sampeyan ga mau liat Fakta itu krn sampeyan emosional,"imbuhnya

Seperti diketahui, dari sejumlah manuver yang dilakukan, Cak Imin berniat maju dalam pilpres bahkan sejak periode sebelumnya. Hanya saja, Cak Imin dianggap kurang mampu bersaing dengan kandidat yang ada.

Hasil survei Cak Imin juga tak kunjung naik ke papan atas meskipun safari politik sudah kerap dilakukan, termasuk memasang baliho di sejumlah kota. Di tengah upaya PKB mendorong Cak Imin maju pilpres, sejumlah ganjalan juga muncul dari internal.

Kemunculan sosok Yaqut Cholil Qoumas yang kini menjadi menteri agama dianggap menjadi 'pesaing' dari figur Cak Imin sendiri. Belum lagi, akhir-akhir ini Gus Yaqut sering dikaitkan dengan Erick Thohir.

Dalam sejumlah pemberitaan media, Gus Yaqut dianggap memberi sinyal bagi Erick Thohir dalam pilpres. Selain itu, ada pula yang mendorong agar Gus Yaqut maju sebagai kandidat cawapres dengan modal 7 juta anggota Banser yang dipimpinnya.***

wwwwww