Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Voli

Lantik Pj Pilihan Mendagri, Edy Rahmayadi: Kalau Mereka Tak Mampu Memimpin, Saya yang Pertama Komplain

Lantik Pj Pilihan Mendagri, Edy Rahmayadi: Kalau Mereka Tak Mampu Memimpin, Saya yang Pertama Komplain
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, usai pelantikan Pj Kepala Daerah di Sumatera Utara. (Foto/RMOLSumut)
Selasa, 24 Mei 2022 19:50 WIB

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, meminta Pj Walikota Tebing Tinggi Muhammad Dimyathi dan Pj Bupati Tapanuli Tengah Yetti Sembiring agar tetap mengedepankan kinerja dalam mensejahterakan rakyat.

Pesan ini disampaikannya usai melantik para Pj kepala daerah ‘pilihan’ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tersebut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman, Medan, Selasa (24/5).

Edy mengatakan, dirinya tidak mempersoalkan jika dua nama yang dilantik tersebut bukanlah orang-orang yang diusulkannya kepada Kemendagri. Hanya saja, jika kemudian ternyata keduanya tidak mampu memimpin rakyat di Tebing Tinggi dan di Tapanuli Tengah, Edy memastikan dirinya yang akan langsung melayangkan komplain.

"Mungkin catatan Kementerian Dalam Negeri ada yang lebih baik, silakan saja, yang paling penting orang yang bisa memimpin di wilayah itu. Kalau dia tidak bisa memimpin daerah itu, Gubernur Sumut yang pertama komplain," tegas Edy.

Di sisi lain, Edy menolak untuk mengaitkan penetapan dua nama Pj di luar 6 nama yang diusulkannya tersebut karena ada unsur kepentingan politik menuju Pemilu 2024. Ia justru mendukung penunjukan kalangan ASN untuk menjadi Pj kepala daerah, karena status mereka melarang untuk terjun ke politik praktis.

"Semakin dia ASN yang menjabat Pj, itu ruang gerak politiknya semakin sempit karena diatur dalam UU nomor 5 tahun 2014. Tidak bisa politik praktis, pidana hukumnya. Tidak bisa main-main," tegasnya lagi.

Muhammad Dimyathi dan Yetti Sembiring bukanlah sosok yang diusulkan menjadi Pj kepala daerah oleh Edy Rahmayadi. Nama-nama yang sebelumnya diusulkan oleh mantan Pangkostrad tersebut untuk calon Pj Bupati Tapanuli Tengah yakni Afifi Lubis yang menjabat Sekretaris DPRD Sumut dan Pj Sekda Sumut, Asren Nasution (Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumut), dan Kaiman Turnip (Staf Ahli Gubernur sekaligus Pj Kadiskominfo Sumut).

Sedangkan tiga nama yang diusulkan untuk calon Pj Walikota Tebingtinggi adalah Baharuddin Siagian yang menjabat Kadis Tenaga Kerja Sumatera Utara, Abdul Haris Lubis (Kepala BPBD Sumut), dan Aprillia H Siregar (Kepala Biro Organisasi Setda Sumut).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Sumatera Utara
wwwwww