Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Umum

Kualitas SDM Unggul Solusi Pemanfaatan Potensi Bonus Demografi

Kualitas SDM Unggul Solusi Pemanfaatan Potensi Bonus Demografi
Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie Ibu Ratna Indira Nirwan Bakrie, Ketua LLDIKTI Wilayah III Dr. Paristiyanti Nurwardani. (dari kiri ke kanan)
Kamis, 02 Juni 2022 21:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Bonus demografi adalah salah satu tantangan yang sedang dihadapi bangsa ini. Jumlah tak seimbang antara penduduk usia produktif dan non produktif bisa menjadi manfaat dan petaka bagi bangsa. Hal ini menjadi tantangan bagi Indonesia untuk memanfaatkan potensi bonus demografi dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Jumlah penduduk Indonesia menduduki posisi keempat terbesar di dunia. Namun menariknya, menurut data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), ternyata hanya 8,5 persen berhasil lulus pendidikan tinggi.

Data Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri di tahun 2021 mencatat bahwa hanya 822 ribu jiwa penduduk Indonesia yang berpendidikan S2. Kalau diprosentasekan hanya 0,3 persen dari total penduduk Indonesia. Untuk level S3, Indonesia masih perlu mengejar negara-negara tetangga.

Berdasarkan perbandingan doktor per 1 juta penduduk, di tahun 2017, Indonesia hanya memiliki 143 doktor per 1 juta penduduk. Sementara Malaysia berjumlah 509, Amerika memiliki 9.850 doktor per 1 juta orang, Jerman dengan 3.990 doktor, dan Jepang dengan 6.438 jumlah doktor. 

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P dalam kesempatan launching Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie pada tanggal 2 Juni 2022 menyatakan ada enam hal yang perlu diterapkan generasi muda untuk menghadapi dilema bonus demografi. Di antaranya Communication, Compassion, Creativity, Collaboration, Computational Thinking, dan Critical Thinking.

GoNews.co Ketua Prodi S2 Ilmu Komunikasi
Ketua Prodi S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, Dr. Prima Mulyasari Agustini. (Istimewa)

Dr. Paris, panggilan akrabnya menambahkan “Ilmu komunikasi adalah fondasi dalam suatu bidang studi. Kehadiran S2 Ilmu Komunikasi ini diharapkan dapat menjadi leading sector dan berkolaborasi dengan berbagai pihal untuk membangun milestones penelitian di bidang komunikasi.”

Semua unsur perlu bergandengan tangan. Pihak pemerintah, perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, masyarakat, pihak industri, dan semua unsur lainnya, untuk bersama-sama meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM Indonesia agar bisa bersaing dengan negara-negara ini.

Rektor Universitas Bakrie, Prof. Ir Sofia W. Alisjahbana turut menyampaikan, DIKTI dan Kemendikbud kini gencar melakukan berbagai transformasi pendidikan. Proses pembelajaran di S2 Ilmu Komunikasi ini akan banyak bertumpu dalam menghasilkan riset inovatif di bidang komunikasi dan berkontribusi dalam social volunteering berupa konsultasi, literasi, dan kolaborasi kreatif. ***
 

Kategori:Umum, DKI Jakarta
wwwwww