Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
15 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
19 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PKB dan Gerindra Bentuk KIR, Demokrat akan Perluas Komunikasi Politik ke Nasdem

PKB dan Gerindra Bentuk KIR, Demokrat akan Perluas Komunikasi Politik ke Nasdem
Silaturahmi Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh dengan Ketua Umum Demokrat, AHY. (Foto: Istimewa)
Minggu, 19 Juni 2022 17:16 WIB

JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merapat ke Partai Gerindra dan mendeklarasikan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Sabtu malam (18/6/2022).

Merespons kesepakatan PKB dan Gerindra, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menuturkan bahwa dinamika politik yang terbangun antara Demokrat dan PKB adalah cara Partai Demokrat membuka jalan dalam sistem politik yang sumpek seperti saat ini. "Sumber kesumpekan ini disebabkan dari presidential threshold 20 persen," kata Kamhar kepada wartawan, Minggu (19/6/2022).

Untuk dapat meraih presidential threshold tersebut, Demokrat tetap akan melakukan usaha dengan koalisi semut merah yang sebelumnya telah dibentuk dengan menjalin komunikasi antar Sekjen. "Untuk itu, ikhtiar politik yang dilakukan sebagai agenda pertama adalah menuntaskan pertemuan 3 Sekjen yaitu PKS, Demokrat, PKB," katanya.

Selain itu, kata Kamhar, Demokrat juga akan menjalin komunikasi dengan parpol lain di luar semut merah salah satunya dengan Nasdem. Bahkan Demokrat juga berencana pendekatan ke Gerindra. "Agenda kedua memperluasnya dengan partai-partai lain termasuk dengan Gerindra dan Nasdem misalnya," ucapnya.

"Bahkan terbuka buat KIB yang beberapa pimpinan partainya sudah menjalin komunikasi dan terbangun kesepahaman," tambahnya.

Mengenai dinamika politik yang terjadi saat ini menurutnya begitu dinamis, antar partai politik Kamhar melihatnya hal yang wajar terjadi. "Wajar-wajar saja. Termasuk perubahan konfigurasi yang masih sangat mungkin terjadi. Bahkan pengalaman tahun 2019 yang lalu, sehari sebelum pendaftaran pun masih terjadi dinamika," tutupnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww