Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Kriminal

Kasus Penembakan, DPR Dorong Pengusutan Pidana dan Etik 3 Pati Polri

Kasus Penembakan, DPR Dorong Pengusutan Pidana dan Etik 3 Pati Polri
Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP Arsul Sani dalam suatu kesempatan. (foto: ist./dok.dpr)
Jum'at, 05 Agustus 2022 10:56 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan kepada wartawan, Jumat (5/8/2022), pencopotan Irjen Ferdy Sambo dan dua perwira tinggi lainnya terkait kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J harus dibarengi dengan pengusutan dugaan pelanggaran etik dan pidana terhadap ketiganya.

"Dalam konteks penyelidikan etik maupun pidana lebih lanjut, kita harapkan Kadiv Propam yang baru bisa menindaklanjutinya untuk persoalan etik dan Kabareskrim juga memfokuskan penuh penyelidikan dan penyidikan dalam ranah pidana agar progres penanganan kasus ini dapat segera diselesaikan," kata Arsul sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Alinea di Jakarta.

Menurut Arsul, pengusutan dugaan pelanggaran etik dan pidana tersebut bisa meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap Polri.

"Dengan selesai lebih cepat pada tahap penyelidikan dan penyidikannya, maka kepercayaan publik terhadap Polri akan kembali meningkat," ujarnya.

Politikus PPP ini mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam penanganan dugaan pembunuhan Brigadir J tersebut. Menurutnya, keputusan mencopot tiga perwira tinggi dan sejumlah pejabat lainnya dalam penanganan kasus Brigadir J merupakan bentuk komitmen Kapolri selama ini.

"Pimpinan Polri mengimplementasikan konsep presisi bukan saja dalam ranah etik tetapi juga kemungkinan melanjutkannya dalam ranah hukum pidana," kata Arsul.

Sebelumnya, dalam TR bernomor ST/1628/VIII/KEP./2022 tertanggal 4 Agustus 2022, Kapolri memutasi 15 personel. Lima di antaranya perwira tinggi berpangkat jenderal, sembilan perwira menengah, dan satu perwira pertama.

Dari daftar tersebut, tiga jenderal dimutasikan ke bagian pelayanan markas (Yanma) Polri. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo dicopot dari jabatan Kadiv Propam Polri, dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww