Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Islamic Solodarity Games 2022 Konya

Angkat Besi dan Renang Diproyeksikan Pasok Medali di Konya

Angkat Besi dan Renang Diproyeksikan Pasok Medali di Konya
LIfter angkat besi putri Indonesia, Natasya bersama CdM Kontingen Indonesia, Rafiq Hakim Radinal. (Foto: NOC Indonesia)
Senin, 15 Agustus 2022 14:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Perjuangan Tim Indonesia di Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 Konya masih berlanjut. Hari ini, Senin (15/8/2022), Kontingen Garuda berpotensi menambah raihan medali di beberapa cabang olahraga, di antaranya angkat besi dan renang.

Hingga tadi pagi, Tim Indonesia menempati ranking 6 dengan raihan 12 medali emas, 9 perak, 12 perunggu. Capaian saat ini jauh lebih baik dibandingkan perolehan di edisi ISG sebelumnya, Baku 2017 kala Tim Indonesia menutup perjuangan di ranking 8 dengan 6 emas, 29 perak, 23 perunggu.

“Hari ini tepat tujuh hari setelah pembukaan ISG dan Alhamdullillah Tim Indonesia sampai saat ini mampu memperbaiki peringkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya di Baku 2017,” kata Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk ISG Rafiq Hakim Radinal, Senin (15/08).

“Insya Allah posisi ini bisa kami jaga karena masih ada potensi-potensi medali Tim Indonesia. Contohnya hari ini, berdasarkan analisa Komisi Sport Development NOC Indonesia, kita bisa mendapat tambahan medali lagi dari cabor angkat besi dan renang.”

Sebagai informasi, angkat besi tampil luar biasa di ISG dengan menjadi cabang olahraga yang mendominasi perolehan medali untuk Tim Indonesia, yakni 12 emas, 7 perak, 7 perunggu. Angka ini masih berpotensi bertambah karena lifter putri Nurul Akmal akan bertanding di kelas +87kg pada sore hari waktu setempat atau Senin malam WIB.

“Nurul salah satu atlet yang potensial mendapat medali. Selain itu perenang putri Izzy Dwifaiya juga memiliki potensi yang sama di kelas 1500m gaya bebas putri, begitu juga ada beberapa atlet kita yang lain. Mari kita doakan bersama semoga mereka bisa mengharumkan perjuangan Merah Putih di ISG di tengah rivalitas yang cukup sengit di sini,” kata Rafiq. ***

wwwwww