Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Olympic

Jasa Raharja: Korban Kecelakaan Kontainer Maut Bekasi Dipastikan Dapat Santunan Rp50 Juta

Jasa Raharja: Korban Kecelakaan Kontainer Maut Bekasi Dipastikan Dapat Santunan Rp50 Juta
Operasional Jasa Raharja Dewi Aryan. (Foto: Merdeka.com/Enriko)
Rabu, 31 Agustus 2022 16:53 WIB

JAKARTA - Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani memastikan seluruh korban kecelakaan maut di depan SDN Kota Baru 2, Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, akan mendapatkan santunan.

"Yang menjadi korban atas kecelakaan ini, jadi yang kami jamin adalah korban yang di luar dari kendaraan penyebab," katanya kepada wartawan di lokasi, Rabu (31/8).

Dia menyebut, ahli waris korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp50 Juta. Sementara untuk korban luka-luka, mendapatkan santunan paling besar Rp20 Juta.

"Jadi jaminan kita untuk meninggal dunia, kita masih melakukan pendataan ahli waris, setiap korban itu mendapat 50 juta, untuk luka-luka sudah dikeluarkan surat jaminan ke rumah sakit, masing-masing maksimal 20 juta," jelasnya.

Dewi menambahkan, saat ini pihaknya belum memberikan bantuan kepada sopir truk kontainer penyebab kecelakaan. Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi. "Jadi nanti sopir dan yang ada di dalamnya itu akan kita lihat lagi, laporan polisinya seperti apa," ujarnya.

Sebelumnya, 20 Anak SD menjadi korban kecelakaan kontainer yang menabrak tiang pemancar sinyal di depan SDN Kota Baru 2, Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Baru, Rabu (31/8) siang.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan, sebanyak 20 anak menjadi korban. Dia menyebut, tujuh orang di antaranya meninggal dunia. "Anak sekolahan ada 20 orang lebih yang menjadi korban dan yang sudah meninggal tadi anak sekolahnya ada tujuh," katanya kepada wartawan.

Dia menyebut, seluruh korban anak SD sedang menunggu di halte yang berada tepat di depan sekolah. "Kebetulan lagi menunggu, kebetulan sedang berada di halte, sedang berkumpul, tiba-tiba ada kendaraan truk trailer dan menabrak dua sepeda motor," jelasnya.

Untuk total keseluruhan korban, lanjut Latif, saat ini korban luka mencapai 20 orang, sementara korban meninggal mencapai 10 orang. "Jadi korban sampai saat ini adalah secara keseluruhan ada 30, tapi yang meninggal 10 orang," katanya.

Seluruh korban saat ini telah dibawa ke rumah sakit Ananda dan RSUD Kota Bekasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww