Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pentingnya Mengurai Persoalan Pendidikan Keagamaan

Pentingnya Mengurai Persoalan Pendidikan Keagamaan
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Fauzan Nurhuda Yusro. (Foto: Istimewa)
Kamis, 15 September 2022 02:01 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Panitia Kerja (Panja) Pendidikan Keagamaan Komisi VIII DPR RI, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kementerian Agama guna mengurai persoalan pendidikan Agama.

Dalam acara tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Fauzan Nurhuda Yusro megatakan, persoalan yang tengah dihadapi di kalangan dunia pendidikan keagamaan di Indonesia memang cukup rumit.

Hal ini kata Dia, karena kompleksitas persoalan yang terjadi dan patut mendapatkan perhatian lebih oleh semua komponen pemangku kebijakan.

"Masalah pendidikan keagamaan begitu kompleks. Dari sisi perlakuan aja berbeda dibanding pendidikan umum, perlakuan terhadap kesejahteraan gurunya, terhadap lulusannya, fasilitasi lembaganya, afirmasinya dan lain-lain," kata Nurhuda, Kamis (15/9/2022) kemarin.

Menurutnya, sektor pendidikan keagamaan di Indonesia juga memiliki peran yang sangat besar dan strategis bagi kelangsungan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam mencetak generasi muda yang unggul.

"Padahal pendidikan keagamaan memberikan sumbangan yang sangat besar bagi pembangunan bangsa dan negara. Selain itu pendidikan keagamaan sangat efektif untuk pembentukan karakter yang kuat bagi anak-anak kita," ujarnya.

Oleh sebab itu, Nurhuda menyebut bahwa pemerintah sudah seharusnya memberikan perhatian lebih kepada pendidikan agama di Indonesia.

Dan sebagai mitra kerja pemerintah, maka DPR RI akan berupaya keras bagaimana mengatasi berbagai persoalan dan hambatan yang ada di sektor pendidikan agama di Indonesia ini.

Karena tujuan utama dari perhatian dan pengembangan pendidikan agama ini, maka diharapkan ada kemajuan yang lebih baik ke depannya.

"Panja Pendidikan Keagamaan yang dibentuk oleh Komisi VIII DPR RI mencoba mengurai berbagai masalah untuk menemukan solusi bersama bagi kemajuan pendidikan keagamaan,” tuturnya.***

wwwwww