Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kasus Ferdy Sambo Terlalu Bertele-tele, DPR RI Minta Segera Dibawa ke Pengadilan

Kasus Ferdy Sambo Terlalu Bertele-tele, DPR RI Minta Segera Dibawa ke Pengadilan
Sambo dan Isteri saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. (Foto: Istimewa)
Selasa, 20 September 2022 16:52 WIB

JAKARTA - Sudah tiga bulan lamanya kasus pembunuhan Brigdir J yang dilakukan oleh Irjen Pol Ferdy Sambo bergulir ke publik. Namun demikian prosesnya hingga kini masih terus berjalan, dimulai dari penyidikan sampai dengan keterlibatan para anggota perwira polisi.

Kini sebagian besar mereka yang terlibat sudah dibawa ke pengadilan etik, sejumlah perwira juga sudah diadili. Beberapa di antaranya juga sudah diputuskan dengan pemberhentian tidak dengan hormat (PDTH).

Termasuk juga Ferdy Sambo yang diputus majelis hakim dengan PTDH. Kini di bersama empat tersangka lainnya juga dijerat pidana pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Menanggapi kasus pembunuhan yang hingga kini pelakunya belum juga dibawa ke pengadilan, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Habiburokhman berharap proses pidana bisa segera berjalan.

Dia menilai penyidikan kasus ini sudah cukup lama menyita perhatian publik. "Saya berharap proses pidana bisa segera berjalan karena sudah cukup lama menyita perhatian kita semua," kata Habiburokhman.

Habiburokhman menambahkan, proses peradilan tersebut tak boleh bertele-tele. Pasalnya, proses kode etik sudah selesai dengan menjatuhkan hukuman pemecatan kepada Sambo, termasuk perwira lainnya.

Pemecatan oleh komisi etik untuk Ferdy Sambo juga sudah tepat karena sejak awal tidak ada celah hukum bagi Ferdy Sambo untuk mengajukan banding atas putusan sidang etik.

"Kami menghormati putusan banding tersebut, sejak awal saya enggak melihat adanya celah hukum bagi Ferdy Sambo untuk mengajukan banding," ungkap Habiburokhman, Senin (19/9) dilansir dari laman PMJ.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww