Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sambil Bakar Ban dan Pakai Topi Ultah, Massa IMM Nyanyikan Sindiran untuk Puan

Sambil Bakar Ban dan Pakai Topi Ultah, Massa IMM Nyanyikan Sindiran untuk Puan
Demo IMM menolak Kenaikan harga BBM. (Foto: Istimewa)
Selasa, 20 September 2022 15:57 WIB

JAKARTA - Menutup aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Silang Monumen Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Senin petang (19/9), massa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jakarta menggelar teatrikal parodi pesta ulang tahun.

Massa aksi berkumpul membentuk lingkaran dekat mobil komando. Mereka tampak mengenakan topi khas perayaan ulang tahun berbentuk kerucut dan berbagai warna.

Aksi yang dilakukan para mahasiswa tak lain untuk menyindir Ketua DPR RI Puan Maharani yang merayakan ulang tahunnya usai rapat paripurna, saat mahasiswa tengah berdemo di depan gedung DPR/MPR. "Potong potong roti, BBM naik tinggi, Bu Puan happy-happy IMM turun aksi," isi lirik yang mereka nyanyikan.

Setelah menyanyikan lagu parodi tersebut, mahasiswa pun membakar ban bekas sebagai bentuk penolakan. Di pengujung aksi, Ketua DPD IMM Jakarta, Ari Aprian Harapan, membacakan pernyataan sikap dari atas mobil komando.

Pertama mendesak Pemerintah agar segera mengeluarkan data yang valid dan aktual terkait tidak tepat sasarannya pemberian BBM Bersubsidi sebelum dinaikan.

"Kedua mendesak Pemerintah untuk segera mengembalikan harga BBM bersubidi dan melakukan solusi yang efektif dalam pemberian BBM bersubsidi dengan memberlakukan aplikasi MyPertamina yang terfilterisasi dengan jelas dan akurat terhadap penerima BBM bersubsidi," tutur Ari.

Ia pun berjanji akan menggelar aksi sampai harga BBM benar-benar turun.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww