Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Basket

Dikalahkan Timnas Garuda, Kiper Curacao Malah Pingin Main di Liga 1 Indonesia

Dikalahkan Timnas Garuda, Kiper Curacao Malah Pingin Main di Liga 1 Indonesia
Jean-Marc Antersijn, mengaku tertarik bermain di Indonesia. Ia ingin bergabung dengan klub Liga Indonesia. (Foto: Instagram)
Minggu, 25 September 2022 18:30 WIB

JAKARTA – Kiper tim nasional Curacao, Jean-Marc Antersijn, mengaku tertarik bermain di Indonesia. Ia ingin bergabung dengan klub Liga Indonesia.

Jean-Marc Antersijn diketahui bergabung dengan skuad Timnas Curacao yang mengunjungi Indonesia untuk menjalani pertandingan persahabatan FIFA Matchday melawan Timnas Indonesia. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Curacao sebanyak dua kali, yakni pada 24 September di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan 27 September di Stadion Pakansari.

Kiper berusia 26 tahun itu mengaku sangat senang bisa datang ke Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Jean-Marc Antersijn lewat unggahan di akun Instagram pribadinya menjelang pertandingan.

Jean-Marc Antersijn mengaku sangat menikmati suasana di Indonesia, begitu juga dengan orang-orang Indonesia yang dia temui dalam kunjungannya tersebut. "Saya sangat menantikan pertandingan malam ini melawan Indonesia," ungkap Jean-Marc Antersijn.

"Tempat ini sangat indah, dengan orang-orang yang sangat ramah, dan saya sangat menikmati waktu saya di Indonesia," lanjutnya.

Menariknya, di akhir pesannya, Jean-Marc Antersijn yang tampaknya sangat mahir berbahasa Indonesia mengaku tertarik bisa bermain di salah stu klub di Indonesia. "Mungkin saya bisa mendapatkan klub di sini di negara yang indah ini, siapa tahu. My indonesian is getting better and better,” pungkasnya.

Unggahan pemain yang membela klub asal Amerika Serikat, Atlantic City FC, tersebut sontak langsung banjir komentar dari sejumlah netizen Indonesia. Beberapa netizen tampaknya menyambut positif, namun ada juga yang pesimis Jean-Marc Antersijn bakal dilirik klub Liga 1 mengingat sengitnya persaingan kiper di kompetisi liga tanah air.

Terlebih dengan regulasi Liga Indonesia hanya membolehkan 4 slot saja untuk kuota pemain asing, mustahil klub merekrut pemain asing untuk menjaga mistar gawang mereka. Sejauh ini, hanya Arema FC satu-satunya klub Liga 1 yang merekrut kiper asing yakni Adilson Maringa. Namun belakangan Maringa banyak disorot karena performanya menurun.

Jean-Marc Antersijn sendiri belum punya kesempatan menghadapi langsung Timnas Indonesia yang diperkuat Marc Klok, Pratama Arhan, Dimas Drajat hingga Elkan Baggot tersebut. Pasalnya, Jean-Marc Antersijn hanya menghuni bangku cadangan karena pelatih Curacao Remko Bicentini mengandalkan Tyrick Bodak di bawah mistar gawang di pertandingan pertama.

Selain itu, Jean-Marc Antersijn dan rekan-rekan harus menerima pil pahit karena pasukan Shin Tae-yong secara mengejutkan berhasil menang dengan skor 3-2. Timnas Garuda menang lewat tiga gol yang dilesakkan oleh Marc Klok (18'), Fachruddin Aryanto (23'), dan Dimas Drajat (56').

Sementara Curacao, dua gol tercipta melalui Rangelo Maria Janga pada menit ketujuh dan Juninho Gracilelo Bacuna pada menit ke-25. Melansir dari Transfermarkt, Antersijn saat ini bermain di klub Amerika Serikat Atlantic City. Sebelumnya ia pernah menjajal berkarier di Belanda.

Antersijn tercatat berkarier di Belanda bersama VV Haaglandia Zondag, RKSV GDA, SV TEC Tiel, dan FC Boshuizen. Lantas ia hijrah ke Swedia bersama IFK Eskilstuna serta FC Arlanda. Melihat rekam jejaknya tersebut, adakah klub Liga 1 Indonesia yang tertarik mewujudkan keinginan Jean-Marc Antersijn untuk merumput di Indonesia?.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Basket, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta
wwwwww