Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  PON

Tembok MTsN 19 Pondok Labu Roboh Diterjang Banjir, Diduga 3 Siswa Meninggal

Tembok MTsN 19 Pondok Labu Roboh Diterjang Banjir, Diduga 3 Siswa Meninggal
embok MTsN 19 Pondok Labu Roboh Diterjang Banjir. (Foto: Damkar)
Kamis, 06 Oktober 2022 17:49 WIB

JAKARTA - Tembok bangunan Madrasah Tsanawiyah (MTS) 19 yang berlokasi di Pondok Labu, Jakarta Selatan roboh usai diterjang banjir. Hal ini dibenarkan Kapolsek Cilandak, Kompol Multazam Lisendra.

"Dugaan sementara tembok roboh akibat luapan air banjir," ujar Multazam saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, 6 Oktober 2022.

Multazam menjelaskan, peristiwa robohnya tembok bangunan MTS itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Sampa dengan saat ini, Multazam menyebut pihaknya masih melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

"Kami masih fokus evakuasi korban dan bantu pemadam dan SAR," ungkapnya.

Sampai dengan saat ini, Multazam belum mengungkap lebih jauh berapa orang yang menjadi korban akibat peristiwa itu. Berdasarkan informasi, 3 orang dilaporkan meninggal dunia dan 5 orang luka-luka. Kompol Multazam mengaku akan melakukan pengecekan korban di rumah sakit. "Masih di cek di RS ya, sedang di cek," tandas Multazam.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Umum, DKI Jakarta
wwwwww