Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
21 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
21 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Versi Polisi, 'Penjual Dawet' Kanjuruhan Berprofesi Guru Honorer

Versi Polisi, Penjual Dawet Kanjuruhan Berprofesi Guru Honorer
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi. (Foto: Istimewa)
Rabu, 12 Oktober 2022 19:55 WIB
JAKARTA - Teka-teki sosok perempuan yang diduga sebagai penjual dawet saat Tragedi Kanjuruhan Malang akhirnya terpecahkan. Menurut keterangan kepolisian wanita itu bernama Suprapti, profesinya adalah guru honorer.

"Namanya Suprapti. Pekerjaannya sepintas ditanya sebagai honorer. Guru honorer. Saya gak tanya lagi detail di mana dia mengajar," kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian, seperti dilansir GoNews. Co dari CNNIndonesia.com, Rabu (12/10/2022).

Donny mengatakan kepolisian saat ini sedang memberikan penjagaan kepada Suprapti. Sebab dia disebut sedang dicari banyak orang.

"Ibu itu infonya banyak yang cari, jadi kami kasih petugas untuk menjaga situasi supaya kondusif," ucapnya.

Kepolisian, kata dia, juga sudah memfasilitasi pertemuan antara Suprapti dengan keluarga Almarhum Iwan Junaedi, salah satu Aremania yang jadi korban tewas di Tragedi Kanjuruhan.

"Teman-teman suporter juga meminta untuk ibu itu meminta maaf, ya kami fasilitasi untuk ibu itu dipertemukan di Singosari [rumah keluarga korban]," ucapnya.

Selain guru honorer, Suprapti juga disebut sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Saat dikonfirmasi, Ketua DPD PSI Kabupaten Malang Yosea Suryo Widodo mengakui yang bersangkutan merupakan kader partainya. Dia pun mengatakan Suprapti pernah jadi pengurus DPD PSI Kabupaten Malang.

Yosea mengakui bahwa Suprapti pernah menjadi pengurus DPD PSI Kabupaten Malang. Namun, menurutnya, Suprapti sudah tak lagi memiliki jabatan di kepengurusan DPD PSI Kabupaten Malang sejak pertengahan 2020.

"Ibu tersebut sudah bukan pengurus PSI sejak 22 Juni 2020," kata Yosea dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/10/2022).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Non Olympic, Sepakbola, Jawa Timur
wwwwww