Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
24 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
2
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
22 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
3
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
22 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
4
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
5
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
22 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
6
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Home  /  Berita  /  Olympic

Komisi III DPR Ungkap Ada Indikasi Judi Bola Sehingga Laga Arema vs Persebaya Digelar Malam Hari

Komisi III DPR Ungkap Ada Indikasi Judi Bola Sehingga Laga Arema vs Persebaya Digelar Malam Hari
Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Tempo)
Jum'at, 14 Oktober 2022 13:45 WIB

JAKARTA - Anggota DPR Komisi III, Arteria Dahlan, mengungkapkan ada sejumlah kejanggalan terkait jadwal malam laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu.

Laga ini menjadi awal mula petaka Tragedi Kanjuruhan terjadi. Di mana tragedi itu terjadi selepas pertandingan selesai. Ratusan suporter meninggal dunia karena panik dengan banyaknya tembakan gas air mata mengarah ke tribun.

Arteria yang merupakan mantan pengurus PSSI mengaku tahu betul efek dari sepak bola digelar malam hari. Dari segi bisnis sangat menguntungkan. Selain itu, laga malam hari juga disukai pelaku judi bola.

"Saya ini mantan pengurus PSSI sejak 2005 tahu betul sepak bola seperti apa. Main siang sama main malam itu berbeda. Main malam pasti penontonnya banyak. Main malam hak siar televisi lebih mahal. Main malam indikasi judinya ada," kata Arteria di Malang, Kamis, 13 Oktober 2022.

Politisi PDI Perjuangan itu juga melihat sejumlah kejanggalan dalam laga ini. Arema yang bermain dengan dukungan penuh Aremania tetapi justru kalah 2-3 atas Persebaya. Apalagi diketahui sebelumnya Arema memiliki rekor 23 tahun tidak terkalahkan dari Persebaya selama main di kandang.

"Ini perlu dicermati (judi). Masa sih main malam penonton full Aremania, kemudian kok bisa kalah 2-3. Saya bukan katakan ini ada perjudian tapi ini harus kita cermati. Kalau ada judi, main seri saja sudah untung itu bandar. Jadi kita harus gali sedalam-dalamnya," ujar Arteria.

Dalam tragedi Kanjuruhan sebanyak 132 Aremania dan Aremanita meninggal dunia. Lebih dari 600 suporter mengalami luka-luka. Bahkan sampai saat ini puluhan Aremania masih mengalami pendarahan pada bagian mata hingga matanya memerah.

"Nanti kita akan lihat, pertanggung jawaban polisi sejauh mana. Apakah cukup Kapolres dan Kapolda dicopot. Lalu teman-teman Panpel apa cukup dengan panpel," tutur Arteria.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Non Olympic, Sepakbola, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww