Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  SEA Games

Seluruh Pelayanan Kesehatan di Pelosok Sumbar Kini Diperkuat Lewat Posyandu Prima

Seluruh Pelayanan Kesehatan di Pelosok Sumbar Kini Diperkuat Lewat Posyandu Prima
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi bersama Kadis Kesehatan dr Lila Yanwar memberikan keterangan mengenai Poyandu Prima di Padang, Kamis (17/11/2022). (FOTO ANTARA/Miko Elfisha).
Kamis, 17 November 2022 11:00 WIB

PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terutama di daerah pelosok dengan menghadirkan Posyandu Prima yang merupakan transformasi dari Poskesri (Pos Kesehatan Nagari).

"Posyandu Prima akan memberikan layanan kesehatan setiap hari dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan posyandu di tingkat nagari/desa dan kelurahan, sehingga layanan kesehatan lebih mudah diakses dan berada dekat dengan masyarakat," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Padang, Kamis.

Menurutnya Posyandu Prima merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yang memberikan pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan lainnya sesuai dengan kebutuhan secara terintegrasi di nagari, desa, dan kelurahan.

“Posyandu Prima bukan hanya melayani bayi dan ibu saja, tetapi akan melayani seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang usia, mulai dari remaja, dewasa, hingga lansia,” katanya.

Pelayanan di Posyandu Prima, kata Mahyeldi, akan dilakukan setiap hari seperti pelayanan yang diberikan di puskesmas sehingga masyarakat akan lebih terbantu. Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr. Lila Yanwar mengatakan program itu sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan yang ditindaklanjuti secara serius oleh Gubernur Sumbar untuk memperkuat pelayanan dasar di tingkat terbawah.

"Program Posyandu Prima ini berangkat dari kenyataan masih belum meratanya akses kesehatan ke seluruh daerah di Sumbar. Karena berbagai keterbatasan, puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan di daerah, belum mampu menjangkau masyarakat secara keseluruhan, terutama mereka yang tinggal di daerah-daerah terpencil dan terisolir," katanya.

Menurutnya untuk daerah pelosok selama ini sebenarnya sudah ada pos kesehatan nagari (poskesri) yang dibangun oleh nagari itu sendiri, namun pelayanannya belum maksimal. Poskesri inilah yang kemudian “disulap” menjadi Posyandu Prima.

“Tak hanya namanya saja yang berubah dari Poskesri ke Posyandu Prima. Lebih dari itu, pelayanan kesehatannya juga ditingkatkan menjadi setara pelayanan puskesmas. Statusnya naik. Dengan kata lain, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke puskesmas, cukup ke Posyandu Prima," katanya.

Dengan keberadaan Posyandu Prima akan sangat memudahkan masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di nagari-nagari terpencil, yang secara akses, sangat jauh dari puskesmas untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara dengan puskesmas.

Keberadaan Posyandu Prima, menurut Lila, juga mengurai kesalahpahaman masyarakat tentang posyandu, yang selama ini diidentikkan sebagai “tempat penimbangan bayi”. Padahal, sesuai namanya, pos pelayanan terpadu, posyandu juga bisa memberikan pelayanan kesehatan secara umum, seperti halnya puskesmas.

“Poskesri yang selama ini hanya melayani ibu bersalin dan semacamnya, melalui transformasi menjadi Posyandu Prima, telah ditingkatkan fungsinya untuk melayani kesehatan masyarakat, termasuk juga melayani screening penyakit-penyakit berat seperti TBC, kanker, dan sebagainya. Selain itu, Posyandu Prima juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah untuk penanganan stunting di nagari-nagari,” katanya.

Posyandu Prima telah diluncurkan di dua kabupaten, yakni Limapuluh Kota dan Pasaman Barat. Dalam waktu dekat daerah-daerah lain juga diharapkan bisa segera menyusul. Ujungnya nanti terwujud satu nagari satu posyandu prima, demikian Lila Yanwar.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, SEA Games, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww