Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
16 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Olympic

Longsor di Bener Meriah, 2 Ribu Jiwa Terisolir dan Makanan Menipis

Longsor di Bener Meriah, 2 Ribu Jiwa Terisolir dan Makanan Menipis
Rumah warga tertimpa longsor di Aceh. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 18 November 2022 16:15 WIB

JAKARTA - Jalan menuju Desa Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, lumpuh total akibat tertimbun tanah longsor. Kejadian itu sudah berlangsung empat hari lalu dan sampai kini belum tertangani.

Lebih dari 2 ribu jiwa terisolir. Bahan pangan di Samar Kilang dilaporkan sudah mulai menipis. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas, mengatakan longsor tersebut terjadi tepatnya di jalan proyek Multiyears di Desa Blang Panu (Arul Keken), Syiah Utama, sejak Senin (14/11) lalu.

"Akibat tingginya intensitas hujan yang berkelanjutan beberapa hari belakangan, sehingga terjadi longsor yang menutup badan jalan sepanjang 60 meter," kata Ilyas, Jumat (18/11).

Menurutnya, BPBD Bener Meriah telah bekerja membersihkan material tanah longsor dengan mengerahkan sejumlah petugas sejak hari pertama kejadian. Mereka juga dibekali 1 excavator bechoe, whell loader, dan mobil Damkar. Proses pembersihan longsor melibatkan banyak pihak.

Saat ini, kata Ilyas, longsor masih terus terjadi meski sebagiannya telah dibersihkan. "Hujan terus terjadi di sana, ini jadi kendala proses pembersihan material tanah longsor," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Aceh
wwwwww