Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
21 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
15 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Olympic

Rumah Warga di Kupang Rata dengan Tanah Diguncang Gempa M 5,5

Rumah Warga di Kupang Rata dengan Tanah Diguncang Gempa M 5,5
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (20/11/2022) menyebabkan satu rumah warga rusak ringan dan dua rumah rata dengan tanah. (Foto: dok. Istimewa)
Senin, 21 November 2022 13:25 WIB

JAKARTA - Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa dengan magnitudo 5,5. Hal ini mengakibatkan rumah warga rata dengan tanah.

Dilansir dari detikBali, Senin (21/11/2022), gempa itu terjadi pada Minggu (20/11) pukul 21.49 Wita. Ada tiga rumah terdampak, dan dua di antaranya rata dengan tanah.

"Informasi awal ada dua keluarga di Desa Retraen. Sementara informasi kedua, ada 1 keluarga di Desa Sahraen. Kedua rumah di Desa Retraen rata tanah," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kupang Frans Wewo saat diwawancarai detikBali di kantor BPBD Kabupaten Kupang, Senin (21/11/2022).

Tiga rumah yang terdampak gempa itu berada di dua desa yang berada di Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. Frans menyebut gempa membuat tembok rumah warga retak hingga roboh.

Frans Wewo menjelaskan tim dari BPBD turun ke lokasi untuk memberi bantuan kepada warga. Bantuan yang dimaksud berupa beras, terpal, makanan siap saji, dan lainnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Badminton, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur
wwwwww