Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Beladiri

Anak Bacok Bapak Pakai Parang Gegara Marah Dibangunkan untuk Salat Tahajud

Anak Bacok Bapak Pakai Parang Gegara Marah Dibangunkan untuk Salat Tahajud
Ilustrasi garis polisi. (Foto: Istimewa)
Selasa, 27 Desember 2022 10:11 WIB
JAKARTA - Marah saat dibangunkan untuk salat tahajud, seorang pria di Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri tega membacok ayah kandungnya sendiri, Minggu dinihari (25/12) pukul 02.30 WIB.

Kini tersangka pembacokan yakni Awin Julianto (32) diamankan polisi saat mengantarkan ayahnya Heri Santoso (72) ke rumah sakit RS Aura Syifa.

"Jadi awalnya ini kita dikabari oleh salah seorang perawat di RS Aura Syifa, ada dua orang datang, salah satunya korban ini berlumuran darah. Saat ditanya korban mengaku dibacok anaknya yang mengantar ke rumah sakit itu," Kata Kapolsek Pagu, AKP Agus Sudarjanto, Senin (26/12)

Setelah mendapat laporan polisi langsung datang dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan di Polsek Pagu.

Di hadapan polisi, pelaku mengaku tega membacok ayahnya karena kesal saat dibangunkan untuk salat tahajud sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku kemudian langsung membacok korban dengan parang hingga lima kali. Korban menderita luka pada leher atas belakang dan kepala, kaki kiri bagian belakang serta tangan.

"Korban ini sempat melawan, jadi menangkis sabetan pelaku," tambah Agus.

Melihat ayahnya berlumuran darah pelaku langsung membawa korban ke rumah sakit. Saat ini pelaku masih diperiksa di Polsek Pagu. Pelaku terancam pasal 351 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww