Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
21 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
24 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
19 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Dua Menteri Ikut Bursa Ketum-Waketum PSSI, Wapres Tegaskan Pemerintah Tak Akan Intervensi

Dua Menteri Ikut Bursa Ketum-Waketum PSSI, Wapres Tegaskan Pemerintah Tak Akan Intervensi
Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jum'at, 27 Januari 2023 22:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres(, Ma'ruf Amin angkat bicara terkait Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali maju mencalonkan diri sebagai calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan digelar 16 Februari 2023 mendatang.

Wapres Ma'ruf Amin menegaskan jika pemerintah tak akan melakukan intervensi dengan kehadiran dua menteri tersebut dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. "Kalau intervensi saya kira pemerintah tidak akan melakukan intervensi," kata Ma'ruf di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2023).

Menurut Wapres Ma'ruf, sejauh tidak adanya larangan dari FIFA dan PSSI serta mendapat izin dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), maka pencalonan Erick dan Zainuddin Amali tidak ada masalah.

"Sepanjang tidak ada yang dilanggar, saya kira tidak ada masalah. Menurut saya dengan catatan memang pemerintah tidak melakukan intervensi, hanya mendorong supaya sepakbola itu maju, supaya sepakbola kita itu jangan terus tidak maju maju, kalah terus," ucapnya.

Meski demikian, Wapres Ma'ruf yang juga sangat 'menggilai' olahraga sepakbola itu pun mengingatkan, jika dua menteri itu terpilih jadi petinggi PSSI maka kinerjanya di pemerintahan tak boleh terganggu. "Harus dipastikan tidak mengganggu, jadi kalau mengganggu ya jangan, tapi harus dipastikan bahwa memang tidak mengganggu," ucapnya.

Wapres Ma'ruf pun menambahkan, pemerintah mendorong perbaikan di sepakbola Indonesia agar tidak selalu kalah. Caranya dengan mencari bibit-bibit unggul dan pelatih terbaik asal Indonesia.

"Jadi harus dicari apa salahnya. Jadi semua pelatih yang hebat-hebat didatangkan, tapi apa betul orang Indonesia itu tidak punya potensi, saya belum yakin bahwa kita tidak punya potensi, 274 juta orang masa nggak ada yang punya, mungkin ini yang perlu digali lagi bagaimana mencari bibit-bibit unggul," pungkasnya. ***

wwwwww