Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Kriminal

Harga Terbang ke Papua Jauh Lebih Mahal daripada ke Eropa

Harga Terbang ke Papua Jauh Lebih Mahal daripada ke Eropa
Legislator Demokrat Dapil Papua Willem Wandik dalam rapat resmi di Senayan, Selasa, 31 Januari 2023. (foto: tangkapan layar siaran parlemen)
Selasa, 31 Januari 2023 13:28 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi V Fraksi Demokrat DPR RI dari Papua Willem Wandik dalam rapat resmi dengan pemerintah di Senayan, Selasa (31/1/2023), mempertanyakan tingginya harga tiket pesawat ke Papua. Ia menyebut adanya permainan harga tiket yang luar biasa.

"Luar biasa terjadinya permainan harga tiket pesawat di seluruh maskapai. Kami tidak tahu apakah ini ditentukan oleh maskapai atau ada kerjasama dengan kementerian," kata Willem dalam rapat yang dipantau virtual oleh GoNEWS.co.

Baca Juga: Dukung Daerah, Legislator Malut Dorong Pemerintah Ganti Kapal Kiraha 2 

Baca Juga: Demokrat Dorong Pemerintah Optimalkan Bandara-Bandara Perintis 

Terus terang, kata Willem, harga tiket dari Jakarta ke seluruh Papua melampaui harga tiket ke Eropa. "Dari sini ke Eropa tidak sampai Rp15 juta, tapi ke Papua itu Rp20 juta lebih."

"Ini mempengaruhi cost dan inflasi hampir di seluruh tanah Papua," kata Willem.

Baca Juga: KSP Moeldoko Pimpin Rapat, Pemerintah Satu Suara Percepat Pembangunan Bandar Antariksa Biak-Papua 

Baca Juga: KoNas GMKI di Papua: Bonus Demografi Dioptimalkan jadi Kekuatan, Bukan jadi Beban 

Willem menjelaskan, persoalan ini betul-betul berdampak serius pada perekonomian di Papua.

Berapapun uang dikirim ke Papua, nilainya selalu berkurang. Tapi Jakarta selalu berkata "Wah, kita sudah kirim uang, banyak, (dengan, red) pembangunan".

Baca Juga: Pekerja Media Papua Tewas Dikeroyok 

Baca Juga: Ketua DPD RI Dikritik Anggota dari Papua 

"Ini tidak pernah dikontrol dengan baik oleh Jakarta. Terjadi pembiaran yang luar biasa.

Dalam kesempatan itu, Willem juga mengungkapkan, hingga saat ini Jayapura belum memiliki galangan kapal sehingga maintenance kapal-kapal masih harus dibawa ke Makassar atau Jawa dan menelan biaya besar.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta, Papua
wwwwww