Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
5 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
9 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
5 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Tak Ada Aturan Baru untuk Sosialisasi Parpol

Tak Ada Aturan Baru untuk Sosialisasi Parpol
Komisioner KPU RI August Mellaz (kanan) dalam diskusi bersama pers di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat, 24 Februari 2023. (foto: ist./antara)
Sabtu, 25 Februari 2023 11:35 WIB
JAKARTA - Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum) Republik Indonesia August Mellaz dalam sebuah acara di kantor KPU RI, kemarin, menegaskan bahwa aturan lama masih bisa digunakan untuk sosialisasi Parpol (partai politik) peserta pemilu 2024.

"Kajian di Tim KPU sampai akhir Januari itu menyatakan PKPU yang tersedia sudah mencukupi untuk sosialisasi. Jadi nggak perlu bikin lagi PKPU yang khusus sosialisasi," kata Mellaz sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Sabtu (25/2/2023).

PKPU dimaksud adalah PKPU Nomor 33 Tahun 2018 tentang kampanye. Pasal 25 dalam PKPU Kampaye bisa menjadi batasan bagi sosialisasi Parpol sebelum masa kampanye.

Lebih lanjut, Mellaz mengatakan, bukan hanya urusannya sosialisasi yang dibicarakan, tapi menyangkut dana sosialisasi yang sebetulnya cantolannya pun nggak ada. "Jadi enggak mungkin kita nyusun suatu ketentuan yang cantolannya nggak ada," tuturnya.

Sebelumnya, partai politik peserta Pemilu 2024 sudah ditetapkan pada 14 Desember 2022 sementara masa kampanye baru dimulai 28 November 2023.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww