Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Olympic

Sungai Meluap di Dharmasraya Sumbar, Ratusan Rumah dan Fasilitas Umum Terendam

Sungai Meluap di Dharmasraya Sumbar, Ratusan Rumah dan Fasilitas Umum Terendam
Rumah warga terendam banjir di Dharmasraya Sumbar. (foto: istimewa)
Jum'at, 10 Maret 2023 17:03 WIB

PADANG - Banjir dengan ketinggian hingga 1,5 meter merendam ratusan rumah dan fasilitas umum di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (10/3). Banjir terjadi setelah Sungai Batang Timpeh meluap menyusul tingginya curah hujan yang terjadi sejak Kamis (9/3) malam pukul 22.00 WIB.

Air yang meluap dari Sungai Batang Timpeh merendam empat nagari, yakni Nagari Tabek, Nagari Taratak Tinggi, Nagari Timpeh, dan Nagari Ranah Palabi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya Eldison mengatakan, air masuk ke permukiman sekitar pukul 04.00 WIB. Satu jam berselang, ketinggian air mencapai 1,5 meter. "Saat ini air sudah mulai surut, untuk data sementara kita lebih dari 550 rumah warga yang terendam," tuturnya.

Selain rumah warga, fasilitas umum seperti masjid dan sekolah hingga lahan pertanian mulai dari sawah hingga perkebunan sawit juga terdampak. "Saat ini tim baik dari BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial masih di lokasi, sebagian masyarakat sudah kembali ke rumah dan sebagian masih bertahan di tempat pengungsian," sebutnya.

Eldison mengatakan, berdasarkan tim di lapangan, tidak ada korban jiwa akibat bencana alam ini. Bantuan untuk para korban juga sudah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial.

"Secepatnya akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak. Untuk data kerugian belum bisa dipastikan, masih dalam tahap pendataan, nanti kita informasikan lagi," sebutnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Voli, Sumatera Barat
wwwwww