Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Olympic

Razia Ramadan, Satpol PP Batang Temukan Puluhan Miras Berbagai Merek

Razia Ramadan, Satpol PP Batang Temukan Puluhan Miras Berbagai Merek
Petugas Satpol PP Batang saat merazia warung penjual miras. (Foto: Istimewa)
Kamis, 06 April 2023 18:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

BATANG - Untuk antisipasi adanya peredaran Minuman keras (Miras) dan penegakkan perda prostitusi pada bulan Ramadan di Kabupaten Batang, Satpol PP Batang terus menggencarkan operasi.

Kali ini target mereka ada di wilayah Kecamatan Kandeman dan Warungasem. "Hari ini kami menyisir operasi Miras dan penegakkan prostitusi pada dua kecamatan yakni Kandeman dan Warungasem," kata Kepala Bidang Penegakkan Peraturan Daerah Satpol PP Batang Muhammad Masqon usai operasi Miras di daerah Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (6/4/2023).

Upaya ini kata Dia, untuk menegakkan Perda No. 6 tahun 2011 tentang pemberantasan pelacuran di Kabupaten Batang dan Perda No. 12 tahun 2013 tentang larangan memproduksi, mengedarkan dan mengkonsumsi minuman beralkohol secara represif non yustisi.

"Apalagi masuk bulan Ramadan ini tujuannya untuk mengantisipasi peredarannya, sehingga aktivitas masyarakat dalam beribadah dapat khusuk, tenang dan aman," jelasnya.

Dalam operasi kali ini, pihaknya berhasil menyita 45 botol Miras yang terdiri 37 bir merk anker, anggur merah 3 botol, dan Arak Orang Tua kecil 2 botol dari 5 warung yang berada di sekitar wilayah Kecamatan Wonotunggal dan Kandeman.

"Selama bulan Ramadan kami akan terus menyisir warung yang menjual Miras di seluruh wilayah Kabupaten Batang. Jadi kepada warung penjual Miras jangan berjualan lagi, kalau masih nekat berjualan kami akan sita dan tindak tegas," tegasnya.***

wwwwww