Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

AP Hasanuddin Ditangkap, Saleh Daulah Apresiasi Ketegasan Polisi

AP Hasanuddin Ditangkap, Saleh Daulah Apresiasi Ketegasan Polisi
Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. (Foto: DPR)
Minggu, 30 April 2023 18:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Fraksi PAN DPR RI mengapresiasi tindakan tegas Bareskrim Mabes Polri yang menangkap Andi Pengerang Hasanuddin. Hal itu terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik Hasanuddin ke warga Muhammadiyah.

Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengatakan, tindakan tegas ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. "Saya rasa, tindakan kepolisian sudah tepat," ujar Saleh Partaonan Daulay, Minggu (30/4/2023).

Mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu menekankan, kasus seperti ini sudah tidak pantas terjadi di Indonesia. Masyarakat sudah sangat dewasa dan perbedaan bersifat khilafiyah, tidak perlu menjadi masalah.

Sejalan dengan itu, Saleh yang merupakan Anggota Komisi IX DPR RI itu meminta masyarakat tetap menjaga ketertiban dan keamanan. Saleh menegaskan, persoalan hukum ini harus diserahkan kepada kepolisian.

"Kepolisian harus dipercaya dapat memprosesnya berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan dan keadilan," kata Saleh.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri menangkap Andi Pangerang Hasanuddin. Hasanuddin merupakan salah seorang peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Penangkapan dilakukan buntut laporan berbagai pihak atas komennya soal warga Muhammadiyah. Di akun Facebook Prof Thomas Djamaluddin, Hasanuddin memberi komentar tentang menghalalkan darah semua warga Muhammadiyah.***

wwwwww