Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Nasional

Moeldoko Dapat Karpet Merah dari PDIP Jadi Pendamping Ganjar? Keberhasilan Program Kerja Jokowi Dianggap Jadi Kunci

Moeldoko Dapat Karpet Merah dari PDIP Jadi Pendamping Ganjar? Keberhasilan Program Kerja Jokowi Dianggap Jadi Kunci
Mungkin kah Moeldoko dapat karpet merah dari PDI Perjuangan untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024? Iustrasi: Nazar.
Senin, 08 Mei 2023 09:17 WIB
JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dinilai memiliki peran besar dalam mengawal keberhasilan program kerja Presiden Joko Widodo, sehingga namanya muncul sebagai kandidat wakil presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pengamat politik Nazar EL Mahfudzi menjelaskan, "Karena telah mengawal keberhasilan program kerja dan elektabilitas Jokowi melebihi parpol, bahkan kepuasan pada Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada sejumlah survei mencapai 80 persen," (7/5/2023).

Nazar melihat Moeldoko sebagai figur yang memiliki elektabilitas tinggi, terbukti dari peran aktifnya menggalang kekuatan loyalis Jokowi dan memberikan kontribusi suara signifikan pada Pilpres 2019.

Ia menilai, "Kalau mau objektif memandang elektabilitas Moeldoko, sudah dapat diukur dari kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi dalam menjalankan program kerja strategis pembangunan nasional untuk diteruskan oleh Ganjar Pranowo dan Moeldoko."

Selain itu, Moeldoko memiliki latar belakang basis militer, berpengalaman di pemerintah, serta berhasil memimpin berbagai organisasi. Ia juga dinilai memiliki kapasitas ekonomi dan akseptabilitas politik yang luas dan kuat, sehingga berpeluang besar menjadi kandidat wakil presiden.

Menurut Nazar, keputusan mengenai cawapres di Pilpres 2024 berjalan alot, lamban, dan prudent, "Sebab, salah memilih cawapres, bisa-bisa figur capres yang selama ini hasil survei elektabitasnya tinggi, menjadi stagnan dan dilewati capres lain dengan pasangan cawapres yang mampu mengontribusi insentif elektoral yang memadai."

Sebelumnya, Deputi IV KSP Juri Ardiantoro mengungkapkan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi mencapai 80 persen. Keberhasilan ini didorong oleh kemampuan mengendalikan masalah global dan lokal, pembangunan infrastruktur dengan perspektif Indonesia-sentris, serta sosok presiden yang mampu memberi harapan tentang masa depan Indonesia. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:jpnn.com
Kategori:Nasional
wwwwww